Video Viral Pria Diduga Mesum dengan Pasangan Sejenis di Tambora Digerebek Warga
Sebuah rekaman video yang beredar viral di media sosial memperlihatkan seorang pria tengah diinterogasi oleh sejumlah warga di kawasan Tambora, Jakarta Barat. Dalam narasi yang menyertai video tersebut, pria itu disebut digerebek usai diduga melakukan perbuatan mesum dengan pasangan sejenisnya di sebuah kontrakan.
Kejadian Berlangsung Tengah Malam di Kontrakan
Peristiwa ini terjadi pada Senin (30/3) tengah malam di sebuah kontrakan di wilayah Tambora. Dalam video yang beredar, terlihat jelas pria tersebut dikerumuni oleh warga yang tampak emosi. Warga mencurigai aktivitas di kontrakan tersebut karena kerap menerima tamu pria yang silih berganti, bahkan pemantauan telah dilakukan sejak bulan puasa.
"Nih kena gerebek b*****a nih, udah dari bulan puasa gua pantau. Mau ngelak lu?," teriak salah seorang warga dalam rekaman video yang diakses pada Selasa (31/3/2026). Suasana teks dan emosi tinggi terasa mendominasi situasi saat itu.
Polisi Benarkan dan Amankan Kedua Pria
Kanit Reskrim Polsek Tambora, AKP Sudrajat Djumantara, membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurut keterangan resmi yang diterima, ada dua pria yang kemudian diamankan oleh pihak kepolisian setelah menerima laporan dari warga.
"Iya, jadi kalau misalnya dari keterangan yang kami ambil, warga menggerebek. Lalu kami mendengar ada laporan, kemudian kami mengamankan keduanya," jelas AKP Sudrajat saat dikonfirmasi.
Sudrajat mengungkapkan bahwa kedua pria tersebut sebelumnya bertemu melalui sebuah aplikasi kencan online. Mereka kemudian membuat janji untuk bertemu di kontrakan di kawasan Tambora tersebut.
"Jadi dari keterangan yang kami ambil mereka memang janjian dari aplikasi online. Nah, jadi ya mereka janjiannya di situ," paparnya lebih lanjut.
Tidak Ditemukan Unsur Prostitusi
Dalam penyelidikan awal, polisi menyatakan belum menemukan adanya praktik prostitusi dalam kejadian ini. Sudrajat menegaskan bahwa tidak ada indikasi transaksi prostitusi online maupun mucikari yang terlibat.
"Kan tidak ada mucikarinya, tidak ada tarifnya, tidak ada yang mengambil untung di sana gitu loh. Suka sama sukalah," tuturnya memberikan penjelasan.
Proses Hukum dan Pembinaan
Saat ini kedua pria tersebut masih diamankan di kantor polisi untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi berencana berkoordinasi dengan Dinas Sosial dan Satpol PP guna memberikan pembinaan kepada keduanya.
"(Keduanya) Masih di kami, hari ini kan 24 jamnya. Kami ambil keterangan nanti bagaimana pendalaman. Kalau memang tidak ada, kami koordinasi dengan Satpol PP dan Dinas Sosial untuk dibina," pungkas Sudrajat menutup pernyataannya.
Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video interogasi oleh warga menyebar luas di berbagai platform media sosial, memicu berbagai tanggapan dari netizen mengenai etika pengawasan warga dan penanganan kasus-kasus serupa.



