Kebakaran Pabrik Plastik Tangerang, 7 Damkar Dikerahkan
Kebakaran Pabrik Plastik Tangerang, 7 Damkar Dikerahkan

Kebakaran besar melanda sebuah pabrik pengolahan karung bekas menjadi biji plastik di Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Senin (13/7) pagi. Kobaran api dengan cepat membesar dan membakar tumpukan karung bekas serta sebagian bangunan pabrik, menyebabkan kepanikan di antara para pekerja yang berhamburan menyelamatkan diri.

Lokalisasi Api dan Respons Pemadam

Komandan Pos Pemadam Kebakaran BPBD Kabupaten Tangerang, Syafrullah, menyatakan bahwa laporan kebakaran diterima sekitar pukul 06.00 WIB. Tim pemadam yang tiba di lokasi mendapati api sudah membesar dan melahap area produksi. "Yang terbakar itu pabrik pengolahan limbah plastik dan karung. Titik api awalnya itu ada di tumpukan karung yang ada di dalam pabrik," ujar Syafrullah di lokasi.

Sebanyak tujuh unit mobil pemadam kebakaran dan 35 personel dikerahkan untuk menangani kebakaran tersebut. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam sebelum api berhasil dikendalikan. Beruntung, petugas berhasil melokalisasi kobaran api sehingga tidak merambat ke bangunan pabrik lain di sekitarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Proses Pemadaman dan Penyebab Kebakaran

Syafrullah menjelaskan bahwa proses pemadaman tidak mengalami kendala berarti karena lokasi pabrik berada dekat dengan sumber air, sehingga suplai air untuk armada pemadam tetap terpenuhi. "Alhamdulillah sumber air dekat dengan lokasi sehingga proses pemadaman berjalan lancar. Saat ini petugas masih melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa," katanya.

Hingga pukul 09.00 WIB, proses pendinginan masih berlangsung. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Belum ada laporan korban jiwa maupun nilai kerugian akibat peristiwa tersebut. Material yang mudah terbakar, seperti tumpukan karung bekas, membuat api cepat membesar dan merambat ke sebagian bangunan pabrik. Sejumlah karyawan yang sedang bekerja sempat panik dan berupaya menyelamatkan diri saat api mulai membesar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga