Sebuah gudang ekspedisi di Desa Kaligending, Kecamatan Karangsambung, Kebumen, menjadi sasaran pelemparan bom molotov oleh sekelompok pemuda yang terlibat keributan. Dalam insiden tersebut, satu karung berisi paket ikut dibawa kabur oleh para pelaku.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (11/7/2026) dini hari, saat dua kelompok pemuda sepakat menyelesaikan persoalan perkelahian yang terjadi sebelumnya. Sebelum menyerang gudang, kelompok pelaku sempat menganiaya warga yang melintas di Jembatan Merah Putih dan terlibat kejar-kejaran dengan kelompok lain.
Pelemparan Molotov dan Pembakaran Paket
Saat tiba di depan gudang ekspedisi, salah seorang pelaku berinisial RB melemparkan molotov ke arah pria WF hingga mengenai jaketnya. Molotov tersebut juga mengenai gudang dan membakar sejumlah paket yang ada di dalamnya.
Beberapa pelaku kemudian masuk ke dalam gudang dan secara bersama-sama menganiaya karyawan karena mengira mereka adalah kelompok lawan. Dalam situasi kacau itu, seorang pelaku lain berinisial BGS diduga memanfaatkan keadaan dengan membawa kabur satu karung berisi paket Shopee dari dalam gudang.
Polisi Tetapkan Satu Tersangka, Dua Buron
Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, menyatakan bahwa setelah menerima laporan, Polres Kebumen melakukan penyelidikan dan menetapkan RB sebagai tersangka. Sementara dua pelaku lainnya, yakni GJ dan BGS, saat ini masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).
"Dalam situasi tersebut, salah seorang pelaku berinisial BGS diduga memanfaatkan keadaan dengan membawa kabur satu karung berisi paket Shopee dari dalam gudang," kata Kapolres Kebumen, AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama, dilansir detikJateng, Kamis (16/7/2026).
Polisi terus melakukan pengejaran terhadap para pelaku yang masih buron. Kasus ini menjadi perhatian karena melibatkan aksi kekerasan dan penjarahan di tempat usaha.



