Tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Metro Jakarta Pusat bergerak cepat mengevakuasi seorang perempuan yang mengalami pendarahan di Stasiun Sawah Besar, Jakarta Pusat. Korban langsung dibawa menggunakan ambulans menuju RSPAD Gatot Soebroto untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Respons Cepat Tim Medis Polri
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Reynold EP Hutagalung menyatakan bahwa kehadiran ambulans dan personel Sidokkes merupakan bentuk pelayanan kemanusiaan Polri yang selalu siap membantu masyarakat dalam kondisi darurat. "Begitu menerima informasi adanya warga yang membutuhkan pertolongan medis, tim ambulans Sidokkes Polres Metro Jakarta Pusat langsung bergerak menuju lokasi. Kecepatan penanganan sangat penting untuk meningkatkan peluang keselamatan korban, sehingga kami memastikan personel dan ambulans selalu siap memberikan pelayanan kepada masyarakat," kata Kombes Reynold dalam keterangannya, Sabtu (11/7/2026).
Kronologi Evakuasi
Peristiwa bermula sekitar pukul 11.30 WIB pada Jumat (10/7), ketika petugas Sidokkes menerima informasi adanya warga yang membutuhkan pertolongan medis darurat. Tim yang sedang piket segera menuju lokasi dan tiba beberapa menit kemudian untuk melakukan pemeriksaan awal sebelum mengevakuasi korban menggunakan ambulans. Korban selanjutnya dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSPAD Gatot Soebroto dan tiba dalam kondisi sadar. Setelah tiba di rumah sakit, korban diserahkan kepada tim medis untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Kondisi Korban dan Pelayanan Lanjutan
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban mengalami pendarahan aktif dan memiliki riwayat penanganan medis akibat mola hidatidosa (hamil anggur). Usai memastikan korban mendapatkan penanganan dari tim medis RSPAD Gatot Soebroto, personel Sidokkes kembali ke Markas Polres Metro Jakarta Pusat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan korban telah mendapat penanganan medis lanjutan.
Imbauan Kapolres untuk Masyarakat
Reynold menegaskan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga hadir memberikan pertolongan kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan bantuan darurat. "Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi layanan Kepolisian 110 apabila menemukan orang yang membutuhkan pertolongan, mengalami keadaan darurat, kecelakaan, tindak kriminal, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Layanan 110 aktif selama 24 jam dan akan segera ditindaklanjuti oleh personel di lapangan agar bantuan dapat diberikan secepat mungkin," jelasnya.



