Pria Diduga Copet Dipukuli Warga di Pasar Tanah Abang, Diamankan Polisi
Diduga Copet Dipukuli Warga di Pasar Tanah Abang

Pria Diduga Copet Dipukuli Massa di Pasar Tanah Abang, Diamankan Polisi

Sebuah video yang menunjukkan seorang pria dipukuli oleh warga di area Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat, telah viral di media sosial. Insiden ini terjadi setelah pria tersebut diduga kepergok mencopet di kerumunan pasar.

Kronologi Kejadian

Dalam video yang beredar pada Senin (16/3/2026), terlihat pria itu digiring oleh massa ke kantor sekuriti pasar. Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlin Sumantri, mengonfirmasi bahwa peristiwa ini terjadi pada Sabtu (14/3). Berdasarkan keterangan terduga pelaku, yang bernama Antoni, dia datang ke pasar dengan uang Rp 65.000 untuk membeli celana dalam.

"Hasil wawancara menunjukkan saudara Antoni datang ke Pasar Tanah Abang berbekal uang Rp 65 ribu, berniat untuk membeli celana dalam," jelas Iptu Erlin Sumantri. Namun, saat berada di kerumunan, dia dicurigai hendak mencopet dan langsung diteriaki sebagai copet oleh warga.

Reaksi Warga dan Tindakan Polisi

Warga yang marah kemudian menghakimi pria tersebut dengan memukulinya. Setelah itu, mereka membawanya ke pos sekuriti pasar untuk diamankan. Polisi kemudian dipanggil, dan terduga pelaku dibawa ke Mako Polsek Metro Tanah Abang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Oleh karena berada di kerumunan, sehingga dicurigai dan diteriaki copet-copet hingga dipukuli oleh warga," tambah Iptu Erlin Sumantri. Insiden ini menyoroti isu keamanan di pasar tradisional yang ramai seperti Tanah Abang, di mana warga seringkali mengambil tindakan sendiri saat mencurigai kejahatan.

Polisi kini sedang menyelidiki kasus ini untuk memastikan kebenaran dugaan pencopetan dan menangani tindakan penganiayaan yang dilakukan oleh warga. Kasus serupa sebelumnya juga pernah terjadi di berbagai daerah, menunjukkan pentingnya penanganan hukum yang tepat untuk mencegah main hakim sendiri.