Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi memanggil seorang selebgram wanita berinisial ZNM terkait penggunaan gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal bermerek Whip Pink yang sempat viral di media sosial. Pemanggilan tersebut dijadwalkan pada Jumat, 22 Mei 2026, sebagai tindak lanjut dari penggerebekan rumah produksi dan jaringan peredaran Whip Pink di Jakarta beberapa waktu lalu.
Pemanggilan Konsumen Lainnya
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso, menyatakan bahwa Subdit 3 akan memanggil beberapa konsumen yang melakukan pembelian tabung Whip Pink. Salah satunya adalah influencer platform Instagram. "Yang bersangkutan membeli dan menggunakan produk gas N2O merek Whip Pink dan sempat viral di jagat media sosial Instagram," ujar Eko dalam keterangannya, Rabu, 20 Mei 2026.
Selain ZNM, penyidik juga berencana memanggil sejumlah konsumen lain, yaitu RV (29) berdomisili di Jakarta Utara, AM (29) berdomisili di Tangerang, CD (29) berdomisili di Jakarta, dan APG (21) berdomisili di Jakarta. "Di mana salah satu konsumen tersebut diduga telah melakukan pembelian hingga ratusan kali, sehingga perlu dimintai keterangan terkait agenda pembeliannya," tambah Eko.
Penggerebekan Rumah Produksi Whip Pink
Sebelumnya, Bareskrim Polri berhasil membongkar rumah produksi dan jaringan peredaran gas Nitrous Oxide (N2O) ilegal bermerek Whip Pink di Jakarta. Total tiga rumah produksi digerebek pada Senin dan Selasa, 13-14 April 2026, di wilayah Jakarta Pusat, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara. Ketiga rumah produksi tersebut berada di bawah naungan PT Suplaindo Sukses Sejahtera dan dipastikan tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Brigjen Eko Hadi Santoso menjelaskan, "PT Suplaindo Sukses Sejahtera belum memiliki legalitas dan izin edar BPOM terkait produksi dan penjualan produk Gas N2O Merek Whippink." Dari penggerebekan di dua ruko yang berada di Kemayoran, Jakarta Pusat, dan Pademangan, Jakarta Utara, polisi menyita ribuan tabung gas N2O siap edar dengan berbagai varian rasa dan ukuran berat.
Jaringan Distribusi Luas dan Omzet Fantastis
Dalam pengungkapan kasus ini, polisi mengamankan sembilan orang pekerja untuk dimintai keterangan lebih lanjut sebagai saksi. Mereka adalah Etikasati sebagai admin Whip Pink, Slamet Triyoni sebagai operator mesin pengisian gas N2O, serta Sulton dan Suprastyo sebagai petugas packing. Meskipun beroperasi tanpa izin resmi, bisnis Whip Pink memiliki jaringan distribusi yang sangat luas, mencakup 16 gudang di 10 kota besar di Indonesia. Keuntungan yang diraup sangat fantastis, dalam kurun waktu lima bulan terakhir mencapai Rp21,3 miliar.
Pemeriksaan terhadap ZNM dan konsumen lainnya diharapkan dapat mengungkap lebih dalam jaringan peredaran gas N2O ilegal ini. Polisi terus mendalami kasus ini untuk menindak tegas pelaku dan melindungi masyarakat dari bahaya penyalahgunaan gas N2O.



