Kenneth Iwamasa, asisten pribadi aktor Matthew Perry, dijatuhi hukuman 41 bulan penjara federal atas keterlibatannya dalam kasus overdosis ketamin yang menewaskan bintang serial Friends tersebut pada Oktober 2023. Departemen Kehakiman Amerika Serikat menyatakan bahwa Iwamasa berperan dalam memperoleh dan berulang kali menyuntikkan ketamin kepada Perry, termasuk dosis yang menyebabkan kematian sang aktor.
Peran Iwamasa dalam Kasus Overdosis
Iwamasa, yang telah mengenal Perry sejak 1992 dan mulai bekerja sebagai asistennya pada 2022, mengaku bersalah pada Agustus 2024 atas dakwaan konspirasi distribusi ketamin yang mengakibatkan kematian dan cedera serius. Ia menjadi terdakwa kelima sekaligus terakhir yang dijatuhi hukuman dalam kasus ini. Proses hukum ini menyoroti bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang di kalangan selebriti dan pentingnya pengawasan ketat terhadap penggunaan zat berbahaya.
Kronologi Kasus
Matthew Perry ditemukan meninggal di rumahnya pada Oktober 2023 akibat overdosis ketamin. Investigasi mengungkap bahwa Iwamasa telah menyuntikkan beberapa dosis ketamin kepada Perry dalam waktu singkat sebelum kematiannya. Pengadilan memutuskan bahwa Iwamasa bertanggung jawab secara pidana atas tindakannya yang melanggar hukum.
Hukuman ini diharapkan menjadi efek jera bagi pihak lain yang terlibat dalam distribusi obat-obatan terlarang. Kasus ini juga menjadi pengingat akan risiko fatal dari penyalahgunaan ketamin, terutama jika digunakan tanpa pengawasan medis yang tepat.



