Mantan Gubernur Lampung Arinal Djunaidi Tersangka Korupsi Dana PI
Eks Gubernur Lampung Tersangka Korupsi Dana PI 10%

Jakarta - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Lampung resmi menetapkan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana participating interest (PI) 10% di wilayah kerja Offshore South East Sumatera (WK OSES). Penetapan tersangka ini dilakukan setelah Arinal menjalani pemeriksaan sejak pagi hari.

Proses Penetapan Tersangka

Pantauan di lokasi menunjukkan Arinal keluar dari ruang pemeriksaan dengan mengenakan kemeja hitam dan rompi tahanan berwarna merah muda. Ia tampak tertunduk saat digiring oleh petugas menuju mobil tahanan. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut.

Kajati Lampung, Danang Suryo Wibowo, menyatakan bahwa penyidik telah mengantongi alat bukti yang cukup untuk menetapkan Arinal sebagai tersangka. “Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap saudara ARD dan telah cukup alat bukti untuk menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka,” ujar Danang kepada wartawan, Selasa (28/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penahanan di Rutan Way Hui

Setelah ditetapkan sebagai tersangka, Arinal langsung ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) Way Hui, Bandar Lampung. “Selanjutnya, saudara ARD dilakukan penahanan di Rutan Way Hui Bandar Lampung,” tambah Danang.

Kasus ini bermula dari dugaan penyimpangan dalam pengelolaan dana PI 10% yang seharusnya menjadi hak Pemerintah Provinsi Lampung. Kerugian negara masih dalam proses penghitungan lebih lanjut oleh tim auditor.

Arinal Djunaidi merupakan Gubernur Lampung periode 2019-2024. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Golkar Lampung. Dengan penetapan tersangka ini, ia menjadi kepala daerah aktif pertama yang terseret kasus korupsi dana PI.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Arinal Djunaidi. Kuasa hukumnya dijadwalkan akan memberikan pernyataan dalam waktu dekat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga