Ledakan hebat mengguncang perumahan mewah Grand Polonia di Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, pada Senin (20/7/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 16.00 WIB ini diduga berasal dari rumah berlantai dua Nomor 3B, Lingkungan 5, Kelurahan Suka Damai. Sejumlah orang dilaporkan terjebak di dalam reruntuhan bangunan.
Evakuasi Masih Berlangsung, Petugas Terkendala Reruntuhan Berat
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Medan, Wandro Abadi Agnellus Malau, membenarkan adanya korban terjebak. "Kita mendapatkan laporan terkait kejadian itu. Anggota langsung turun ke lokasi. Informasinya seperti itu (ada yang terjebak di dalam rumah)," kata Wandro kepada CNNIndonesia.com. Proses evakuasi masih berlangsung hingga petang, namun petugas gabungan belum dapat masuk ke dalam bangunan karena kondisi reruntuhan yang cukup parah dan membutuhkan alat berat.
Dampak Ledakan: Rumah Hancur dan Mobil Rusak
Kerasnya ledakan menyebabkan bagian depan bangunan hancur total. Material rumah berserakan hingga menghantam setidaknya tiga unit mobil yang terparkir di depan rumah. Wandro mengaku belum mengetahui penyebab pasti ledakan. "Petugas belum bisa masuk ke dalam. Karena emang butuh alat berat ya. Belum tahu (penyebabnya) aku belum pastikan ini. Kayak mana apanya kronologisnya ya," ujarnya.
Lima Rumah Terdampak, Kerusakan Meluas
Camat Medan Polonia, Alfi Pane, mengonfirmasi bahwa ledakan tidak hanya merusak rumah sumber ledakan, tetapi juga bangunan di sekitarnya. "Kejadiannya sekitar jam 16.00 WIB. Yang meledak satu rumah, tetapi rumah di sekitarnya juga terdampak," kata Alfi. Total rumah yang terdampak diperkirakan mencapai empat hingga lima unit. Kerusakan meliputi kanopi roboh, atap seng rusak, dan beberapa tembok jebol akibat ledakan.
Wandro menambahkan bahwa pihaknya masih menunggu laporan lengkap dari tim di lapangan serta hasil penyelidikan kepolisian untuk memastikan jumlah korban maupun penyebab ledakan. "Informasinya memang ada yang diduga terjebak. Saat ini petugas masih bekerja di lapangan karena proses evakuasi belum selesai. Polisi juga sudah di lokasi," ujarnya.



