Pagar Rumah Jusuf Kalla Porak-poranda Ditabrak Sopir Wanita di Subuh Buta
Pagar Rumah JK Rusak Ditabrak Sopir Wanita Subuh

Pagar Rumah Mantan Wapres Jusuf Kalla Rusak Dihantam Mobil di Waktu Subuh

Sebuah insiden kecelakaan terjadi di kawasan elit Dharmawangsa, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026) dini hari. Sebuah mobil menghantam pagar rumah mantan Wakil Presiden Republik Indonesia periode ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, hingga menyebabkan kerusakan yang cukup parah. Peristiwa yang terjadi tepat pukul 03.45 WIB ini melibatkan seorang pengemudi wanita berinisial HP (35 tahun).

Fakta-fakta Penting di Balik Insiden Penabrakan

Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Murodih, telah mengonfirmasi kejadian tersebut dan memberikan sejumlah penjelasan mendetail. Berikut adalah rangkuman fakta yang berhasil dihimpun berdasarkan keterangan resmi dan pengamatan di lokasi kejadian.

1. Diduga Akibat Kantuk yang Tak Tertahankan

Murodih menyatakan bahwa pengemudi mobil jenis Hyundai Santa Fe tersebut diduga mengalami kantuk berat sehingga kehilangan kendali atas kendaraannya. "Penabrak mungkin ngantuk kali dia jadi out of control," ujar Murodih. Meski demikian, pihak pengemudi telah menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab memperbaiki kerusakan pagar yang ditimbulkan.

2. Tujuan Perjalanan adalah Pulang ke Rumah di Jagakarsa

Saat kejadian berlangsung, pengemudi wanita tersebut sedang dalam perjalanan pulang menuju tempat tinggalnya yang berlokasi di daerah Jagakarsa. "Iya, itu kejadiannya tadi Subuh, kalau nggak salah pukul 03.45 WIB. Iya, rencana mau balik ke rumah. Yang jelas, yang nabrak ini tinggalnya di Jagakarsa," jelas Murodih lebih lanjut.

3. Kerusakan Signifikan pada Struktur Pagar Besi

Berdasarkan dokumentasi foto yang tersedia, terlihat pagar berwarna hitam yang biasanya berdiri kokoh telah bergeser dari posisinya dan dipindahkan ke area pos sekuriti rumah. Beberapa bagian besi penyusun pagar terlepas, sementara batu penopang pagar juga terangkat akibat benturan keras dari mobil. Kondisi ini menunjukkan besarnya dampak tabrakan yang terjadi di waktu sunyi tersebut.

4. Inisiatif Mediasi untuk Penyelesaian Damai

Pengemudi berinisial HP telah mengajukan permohonan mediasi guna menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan dan memperbaiki kerusakan yang terjadi. "Rencananya akan ada mediasi untuk diperbaiki kerusakan yang ada di sana," tutur Murodih. Proses mediasi ini diharapkan dapat menjadi solusi yang tepat bagi kedua belah pihak.

Penyelidikan Masih Berlangsung untuk Memastikan Penyebab

Meskipun dugaan awal mengarah pada faktor kelelahan dan kantuk, kepolisian tetap melakukan pendalaman lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan ini. Murodih menegaskan bahwa sejauh ini belum ditemukan indikasi bahwa pengemudi berada dalam keadaan mabuk. "Kayaknya sih nggak ada ya (terindikasi mabuk). Tapi memang lagi didalami juga," pungkasnya. Investigasi menyeluruh terus dilakukan untuk menghindari kesimpulan yang terburu-buru.

Insiden ini mengingatkan kembali akan pentingnya kesadaran pengemudi terhadap kondisi fisik saat berkendara, terutama di jam-jam rentan seperti dini hari. Kerusakan pagar rumah Jusuf Kalla menjadi bukti nyata betapa kecelakaan dapat terjadi di mana saja, bahkan di depan rumah figur publik ternama sekalipun.