Jakarta - Insiden tabrakan antara kereta api jarak jauh dan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat pada Senin (27/4/2026). Seorang saksi mata bernama Rendi Pangestu menceritakan momen mengerikan saat tabrakan terjadi.
Kepanikan di Dalam KRL
Rendi mengatakan kondisi di lokasi sangat kacau saat tabrakan terjadi. Penumpang di dalam KRL berhamburan jatuh akibat benturan keras. "Ditabrak, panik semua orang langsung pada pecah itu semua," ujar Rendi saat dihubungi.
Ia mengaku dirinya sendiri terpental akibat tabrakan tersebut. "Gerbong belakang nggak tau selamat atau nggak, kita di depan aja mental sampai sejauh itu gimana yang belakang," tambahnya.
Evakuasi Penumpang
Dalam video yang diterima, terlihat situasi stasiun ramai penumpang yang saling membantu proses evakuasi di peron. Beberapa penumpang terlihat tidur dan duduk di peron setelah mengalami peristiwa tersebut. Ada pula penumpang yang menyumbat luka di kepala menggunakan handuk.
Rangkaian KRL yang tertabrak masih berada di sisi peron dengan pintu terbuka dan lampu dalam keadaan mati. Video lain memperlihatkan rangkaian KRL Commuter Line ringsek dihantam KA jarak jauh, dan masih ada penumpang di dalamnya.
Kondisi Korban
Sejumlah penumpang mengalami luka-luka, termasuk luka di kepala. Suara teriakan panik terdengar dari dalam rangkaian kereta yang gelap gulita. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi masih berlangsung dan jumlah korban belum dapat dipastikan.



