Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur
Evakuasi Korban Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL

Jakarta - Proses evakuasi terhadap korban tabrakan antara Kereta Api (KA) Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur masih terus berlangsung hingga saat ini. Petugas gabungan dari Palang Merah Indonesia (PMI), kepolisian, Tentara Nasional Indonesia (TNI), dan sejumlah relawan terus menerus membawa korban menggunakan tandu ke dalam ambulans dari dalam area stasiun.

Kondisi Korban dan Proses Evakuasi

Berdasarkan pantauan di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 pukul 23.14 WIB, beberapa korban yang dievakuasi ke ambulans tampak masih dalam kondisi sadar namun terlihat lemas. Petugas kepolisian juga terus melakukan sterilisasi di area stasiun guna memudahkan proses evakuasi. Sementara itu, di lokasi kejadian, warga masih tampak ramai menyaksikan proses evakuasi.

Kronologi Tabrakan

Tabrakan keras antara KA jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi. Dampak dari tabrakan tersebut sangat parah, hingga membuat KA jarak jauh menembus gerbong KRL. Dari video yang diunggah di akun YouTube @trainspotter_id, terlihat KA Argo Bromo semula berjalan tanpa hambatan. Namun, tiba-tiba tabrakan keras terjadi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perekam video kemudian keluar dari KA Argo Bromo. Dalam tayangan langsung tersebut, terlihat KA Argo Bromo menembus gerbong belakang KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. Akibatnya, gerbong KRL tersebut mengalami kerusakan parah.

Korban dan Penanganan

Sebelumnya diberitakan, tabrakan ini mengakibatkan dua orang tewas. Korban luka-luka telah dievakuasi ke sejumlah rumah sakit, salah satunya RSUD Bekasi. Proses evakuasi dan penanganan korban terus dilakukan oleh petugas di lapangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga