Longsor 3,5 Meter Terjang Desa Sukaharja Bogor, 1 Warga Alami Luka di Kaki
Longsor 3,5 Meter di Sukaharja Bogor, 1 Warga Luka

Longsor 3,5 Meter Terjang Desa Sukaharja Bogor, Satu Warga Alami Luka

Sebuah peristiwa tanah longsor dengan ketinggian mencapai 3,5 meter telah menerjang Desa Sukaharja, Kecamatan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kejadian ini mengakibatkan seorang warga setempat mengalami luka-luka saat berusaha membersihkan material longsor dari rumahnya.

Korban Luka Akibat Menginjak Serpihan Tajam

Menurut keterangan resmi dari Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, korban yang bernama Engkos mengalami luka pada bagian telapak kaki sebelah kiri. "Korban luka pada bagian telapak kaki sebelah kiri menginjak serpihan benda tajam pada saat membersihkan material longsoran," jelas Adam pada Kamis (16/4/2026).

Insiden tersebut terjadi pada Rabu (15/4) petang, di mana tanah longsor dipicu oleh hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut. Hujan deras ini menyebabkan tembok penahan tanah (TPT) di halaman rumah warga mengalami keruntuhan, sehingga memicu longsoran material tanah.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Rincian Longsor dan Dampak yang Ditimbulkan

Adam Hamdani memberikan rincian lebih lanjut mengenai ukuran tanah longsor yang terjadi. Longsoran tersebut memiliki panjang sekitar 7 meter, lebar 40 sentimeter, dan tinggi mencapai 3,5 meter. Akibatnya, satu unit rumah yang dihuni oleh empat jiwa terancam keberadaannya.

Meskipun demikian, hingga saat ini rumah tersebut masih ditinggali oleh pemiliknya. Proses pembersihan material longsor sedang dilakukan secara gotong-royong bersama warga setempat. "Situasi akhir material longsoran sedang proses pembersihan oleh pemilik rumah serta warga bergotong-royong. Butuh penanganan lebih lanjut dari pihak terkait," pungkas Adam.

Upaya Penanganan dan Kondisi Terkini

Pembersihan material longsor dilakukan secara swadaya oleh masyarakat, namun pihak BPBD menekankan bahwa diperlukan penanganan lebih lanjut dari instansi terkait untuk memastikan keamanan dan stabilitas area tersebut. Kejadian ini mengingatkan akan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bencana alam di musim penghujan, terutama di daerah dengan topografi berbukit seperti Bogor.

Peristiwa tanah longsor di Sukaharja ini bukan yang pertama kali terjadi di wilayah Bogor. Sebelumnya, telah dilaporkan insiden serupa di daerah lain seperti Ciawi, yang mengakibatkan kerusakan parah pada beberapa rumah. Kondisi cuaca ekstrem dan faktor geografis menjadi pemicu utama terjadinya bencana alam jenis ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga