Kecelakaan Maut di Pantura Indramayu, 12 Tewas dan 5 Luka
Kecelakaan Maut Pantura Indramayu, 12 Tewas

Kecelakaan beruntun yang melibatkan mobil pikap pengantar pengantin dan dua truk terjadi di Jalur Pantura, Desa Kiajaran Kulon, Kecamatan Lohbener, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, pada Minggu (12/7/2026). Insiden ini mengakibatkan 12 orang meninggal dunia, sementara 5 korban lainnya mengalami luka berat atau ringan. Total korban dalam peristiwa ini mencapai 18 orang, semuanya merupakan pengemudi dan penumpang mobil pikap bernomor polisi E 8559 RB.

Kronologi Kecelakaan Beruntun

Menurut keterangan pihak kepolisian setempat, kecelakaan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Rombongan pengantar pengantin dari Indramayu sedang dalam perjalanan pulang ketika mobil pikap yang mereka tumpangi diduga mengalami rem blong. Akibatnya, kendaraan tersebut menabrak truk di depannya, lalu terdorong hingga menabrak truk lain yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras menyebabkan mobil pikap ringsek dan sebagian korban terjepit di dalam kendaraan.

Korban dan Evakuasi

Seluruh korban jiwa dan luka-luka berada di dalam mobil pikap. Dua belas orang dinyatakan meninggal di tempat kejadian, sementara lima lainnya dilarikan ke RSUD Indramayu dan beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Proses evakuasi berlangsung lebih dari dua jam karena kondisi kendaraan yang parah. Petugas gabungan dari kepolisian, TNI, dan tim SAR setempat dikerahkan untuk membantu evakuasi dan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Imbauan

Kecelakaan ini menyebabkan kemacetan panjang di Jalur Pantura Indramayu, baik dari arah Jakarta maupun Cirebon. Pihak kepolisian mengimbau para pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan, terutama rem, sebelum melakukan perjalanan jauh. "Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan dalam kondisi prima, terutama saat membawa penumpang banyak," ujar Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Indramayu, AKP Andi Pratama. Kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga