Kecelakaan beruntun terjadi di Jalan MT Haryono, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Senin (20/7/2026) pagi. Empat orang dilaporkan terluka dalam insiden yang melibatkan sebuah truk, mobil boks, dan beberapa sepeda motor.
Kronologi Kecelakaan
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernard Octavianus Pasaribu, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat petugas sedang mengatur lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan. "Petugas disiagakan melaksanakan pam lalin antisipasi kepadatan yang diakibatkan laka lantas beruntun antara truk dan sepeda motor roda 2 di Jalan MT Haryono, titik kenal bawah stasiun LRT Cikoko," kata Bernard.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaludin, menambahkan bahwa kecelakaan terjadi saat petugas hendak apel di Kantor Sudinhub Jaksel. "Saya melihat ada tabrakan beruntun, lalu saya langsung keluar. Saya lihat beberapa korban terjatuh dan saat itu saya juga ikut mengatur lalu lintas. Saya kemudian menghubungi Kepala Sudin Perhubungan Jakarta Selatan karena lokasi kejadian hanya sekitar 200 sampai 300 meter dari tempat apel," ujar Budi dilansir Antara.
Penyebab Kecelakaan
Menurut Budi, kecelakaan diduga terjadi setelah sebuah mobil boks tidak sempat mengerem saat kendaraan di depannya berhenti mendadak. "Di depannya ada kendaraan yang berhenti mendadak, lalu beberapa sepeda motor terjatuh. Mobil boks di belakangnya tidak sempat mengerem sehingga menabrak kendaraan-kendaraan tersebut," ungkap Budi. Saat itu, kondisi Jalan MT Haryono sedang padat merayap.
Korban dan Penanganan
Akibat peristiwa itu, terdapat empat korban yang terdiri dari satu laki-laki dan tiga perempuan. Tiga korban mengalami luka ringan, sedangkan seorang perempuan mengalami luka cukup serius pada bagian kaki kiri. Dua korban dievakuasi menggunakan kendaraan kepolisian ke klinik terdekat, sementara korban dengan luka yang lebih serius dibawa menggunakan tandu setelah ambulans tiba di lokasi.
Selain petugas Dishub, petugas kepolisian dan tim tenaga kesehatan (nakes) langsung memberikan penanganan kepada korban. Budi juga menghubungi Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta untuk meminta ambulans dari rumah sakit terdekat. "Ambulans dari Puskesmas Kecamatan Pancoran segera dikirim ke lokasi untuk membantu evakuasi para korban," kata Budi.



