Kebakaran Tewaskan 5 Anggota Keluarga di Jakbar, Sepeda Listrik Sedang Di-charge Ditemukan
Kebakaran Tewaskan 5 Orang di Jakbar, Sepeda Listrik Ditemukan

Tragedi Kebakaran di Jakbar Tewaskan Lima Anggota Keluarga

Sebuah insiden kebakaran maut terjadi di permukiman Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Jumat, 17 April 2026. Peristiwa tragis ini mengakibatkan lima orang dari satu keluarga meninggal dunia. Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi menemukan kondisi yang sangat memprihatinkan.

Sepeda Listrik yang Sedang Di-charge Ditemukan di Dalam Rumah

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan, AKP Alexander Tengbunan, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi dari petugas pemadam, terdapat sepeda listrik yang sedang diisi daya di dalam rumah korban. "Informasi yang kami dapat dari petugas, itu di dalam (rumah), itu ada sepeda listrik yang sedang di-charge," kata Alex, seperti dilansir Antara.

Meskipun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka belum dapat memastikan hubungan langsung antara sepeda listrik tersebut dengan kejadian kebakaran. Untuk mendapatkan kejelasan, Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) telah dikerahkan untuk melakukan penyelidikan lebih mendalam di lokasi kejadian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kesaksian Saksi dan Dugaan Awal Penyebab Kebakaran

Sebelum temuan sepeda listrik ini, polisi mendapatkan keterangan dari saksi mata yang menyebutkan bahwa kebakaran berawal dari percikan dan ledakan kabel listrik di luar rumah korban. "Saksi mendengar bahwasannya adanya percikan yang seperti ledakan. Waktu ketika (saksi) keluar dari rumah, kabel listriknya meledak," jelas Alex.

Api kemudian dengan cepat merambat ke dalam rumah saat para korban diduga sedang tertidur. Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, Abdul Syukur, menambahkan bahwa kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik di tiang listrik di depan rumah.

Kesulitan Evakuasi dan Kondisi Rumah Korban

Petugas pemadam mengaku mengalami kesulitan dalam proses pemadaman api karena kondisi rumah korban yang terkunci dari dalam dan dipasangi terali besi. "Kesulitannya, karena rumah itu digembok. Kita jebol paksa akhirnya untuk masuk ke rumah tersebut," terang Abdul.

Setelah api berhasil dipadamkan, petugas segera mengevakuasi seluruh korban yang sudah dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) untuk keperluan autopsi dan penyelidikan lebih lanjut.

Penyelidikan Masih Berlangsung

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan intensif untuk memastikan penyebab pasti dari kebakaran tragis ini. Kombinasi antara temuan sepeda listrik yang sedang di-charge dan laporan saksi tentang ledakan kabel listrik menjadikan kasus ini memerlukan analisis yang cermat.

Masyarakat diimbau untuk selalu berhati-hati dalam penggunaan peralatan listrik, terutama yang memerlukan pengisian daya dalam waktu lama. Kejadian ini menjadi pengingat betapa pentingnya keselamatan listrik di lingkungan permukiman.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga