Kebakaran Dahsyat di Tambora Hanguskan Ruko dan Puluhan Rumah
Sebuah kebakaran besar melanda kawasan Tambora, Jakarta Barat pada dini hari Jumat (13/3/2026), menghanguskan sebuah rumah toko (ruko) konfeksi dan merembet ke puluhan rumah tinggal di sekitarnya. Insiden yang diduga dipicu korsleting listrik ini menyebabkan ratusan jiwa terdampak dan melukai tujuh orang termasuk lima petugas pemadam kebakaran.
Ratusan Jiwa Terdampak, 7 Korban Luka-luka
Menurut data resmi dari Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Barat, kebakaran ini berdampak pada 58 kepala keluarga atau 213 jiwa yang berasal dari RT 10 dan RT 11. Kasiops Gulkarmat Jakbar Ahmad Saiful Kahfi mengkonfirmasi bahwa warga yang terdampak terpaksa mengungsi sementara di musala di Jalan Tanah Sereal XII Gang Unitas.
BPBD DKI Jakarta mencatat data sedikit berbeda dengan menyebutkan 25 rumah serta 200 warga dari 20 KK terdampak kebakaran. "Objek terdampak konfeksi home industri, rumah tinggal, dan warung makan Tegal," jelas Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta M Yohan.
Korban luka dalam insiden ini terdiri dari:
- Lima petugas damkar berinisial KSD (40), RDB (38), SFA (35), ADT (40), dan SYD
- Dua warga berinisial ANS (17) dan SBL (16)
Para petugas mengalami cedera akibat reruntuhan bangunan, sesak napas selama penanganan kebakaran, hingga terjatuh dari tangga. Sementara kedua warga terluka di telapak kaki dan mengalami sesak napas saat kebakaran terjadi.
Kronologi Kebakaran yang Bermula dari Ruko Konfeksi
Kebakaran bermula dari sebuah ruko konfeksi di Jalan Tanah Sereal RT 11 RW 9, Tambora, Jakarta Barat. Warga yang sedang bermain karambol melihat karyawan konveksi berlarian meminta pertolongan untuk memadamkan api yang membakar mesin konveksi di lantai 1.
"Api tidak bisa dipadamkan dan semakin membesar merambat ke lantai 3," kata Ahmad Saiful Kahfi menjelaskan bagaimana api dengan cepat menyebar. Kebakaran dilaporkan ke petugas damkar pada pukul 02.34 WIB, dan petugas tiba di lokasi untuk memulai operasi pemadaman pada pukul 02.42 WIB.
Operasi Pemadaman yang Menantang
Petugas damkar berhasil menjinakkan api sejak pukul 03.30 WIB dan melanjutkan proses pendinginan pada pukul 08.42 WIB. Namun, operasi pemadaman menghadapi kendala signifikan. Petugas masih harus mengurai material yang terbakar di dalam ruko konfeksi untuk memastikan api padam total dan tidak terjadi penyalaan kembali.
Luas area yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 1.000 meter persegi. Proses penguraian material terbukti menantang karena puing bangunan yang menutupi material terbakar dalam ruko. "Penyebab kebakaran, dugaan sementara korsleting mesin konfeksi," tegas M Yohan dari BPBD DKI Jakarta.
Sebanyak 140 personel damkar dikerahkan untuk menangani kebakaran besar ini. Operasi pemadaman terus berlanjut dengan fokus pada pendinginan area dan pengawasan ketat untuk mencegah kemungkinan munculnya kembali titik api di antara reruntuhan bangunan yang hangus terbakar.
