Sebuah video yang viral di media sosial memperlihatkan mobil milik Ika Lestari, anak Wali Kota Tangerang Syachrudin, mengalami pecah kaca akibat pencurian. Peristiwa ini terjadi di Kelurahan Buaran, Kota Tangerang, saat korban tengah menghadiri sebuah acara. Dalam video yang beredar, tampak mobil hitam dengan kaca sisi kiri pecah dan serpihan kaca berserakan di kursi samping kemudi.
Kronologi Kejadian
Menurut informasi yang dihimpun, pencurian terjadi ketika Ika Lestari sedang mengikuti acara di Kelurahan Buaran Indah. Mobil yang diparkirkan di lokasi diketahui telah dijebol pada bagian kaca samping kiri. Tas berisi barang berharga yang disimpan di dalam mobil raib digondol pelaku. Kejadian ini sontak menjadi perbincangan hangat di media sosial setelah video rekaman beredar luas.
Tanggapan Polisi
Pelaksana Tugas (Plt) Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, AKP Iwan Heristiawan, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengonfirmasi bahwa korban telah melaporkan insiden ini ke pihak kepolisian melalui nomor darurat 110. "Korban sudah lapor 110," ujar Iwan saat dikonfirmasi. Iwan juga menambahkan bahwa pihaknya saat ini tengah mendalami kasus tersebut. "Saat ini sudah dilakukan penyelidikan dari Sat Reskrim Polres," imbuhnya.
Modus Operandi
Pencurian dengan modus pecah kaca mobil bukanlah hal baru di wilayah perkotaan. Pelaku biasanya mengincar kendaraan yang diparkir di tempat sepi atau saat pemilik sedang lengah. Dalam kasus ini, pelaku diduga memanfaatkan momen ketika korban sedang sibuk menghadiri acara. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak meninggalkan barang berharga di dalam mobil saat parkir.
Dampak dan Imbauan
Kejadian ini menjadi pengingat bagi warga Tangerang dan sekitarnya untuk lebih berhati-hati. Kapolres Metro Tangerang Kota menginstruksikan jajarannya untuk meningkatkan patroli di area rawan kejahatan. Sementara itu, korban diharapkan segera melengkapi laporan polisi dengan bukti-bukti yang diperlukan untuk mempercepat proses penyelidikan. Masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini diminta untuk menghubungi aparat setempat.



