Identitas Lima Korban Tewas Longsor Sampah di TPST Bantargebang Diumumkan Polisi
Polisi telah merilis data terbaru mengenai korban tewas dalam insiden longsor sampah yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi. Hingga saat ini, jumlah korban jiwa telah mencapai lima orang, sementara proses evakuasi masih terus dilakukan untuk mencari korban lain yang diduga masih tertimbun di bawah tumpukan sampah.
Proses Evakuasi Masih Berlangsung
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa tim gabungan masih aktif melakukan pencarian dan evakuasi di lokasi kejadian. "Hingga saat ini terdapat lima orang korban dalam kejadian longsor di Bantargebang," ujar Budi Hermanto dalam keterangan resminya pada Senin, 9 Maret 2026.
Budi Hermanto menambahkan bahwa jenazah korban terakhir telah dibawa ke Rumah Sakit Polri untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut. Proses evakuasi ini melibatkan berbagai pihak, termasuk:
- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi
- Unit Siaga SAR Bekasi
- BPBD Provinsi DKI Jakarta
- Petugas kepolisian dari Polres Metro Bekasi Kota dan Polsek Bantargebang
Tim gabungan tersebut juga menurunkan unit K9 untuk membantu dalam pencarian korban yang mungkin masih tertimbun.
Daftar Identitas Korban Tewas
Berikut adalah identitas lengkap dari kelima korban tewas dalam insiden longsor sampah di TPST Bantargebang:
- Sumini, perempuan, berusia 60 tahun
- Endah Widayati, perempuan, berusia 26 tahun
- Dedi Sutrisno, laki-laki, berusia 22 tahun
- Irwan Supriatai, laki-laki, berusia 42 tahun
- Jussova Situmorang (JS), perempuan, berusia 38 tahun
Kronologi Kejadian dan Upaya Evakuasi
Insiden longsor sampah ini terjadi pada hari Minggu, 8 Maret 2026, sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, sejumlah truk sedang mengantre untuk melakukan pembongkaran muatan sampah di TPST Bantargebang. Tiba-tiba, gunungan sampah mengalami longsor dan menimpa beberapa truk serta warung yang berada di sekitar lokasi.
Proses evakuasi segera dimulai pada hari Minggu siang, dengan menggunakan alat berat seperti ekskavator. Dalam rekaman video yang didokumentasikan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terlihat salah satu korban diangkat dari tumpukan sampah. Dua orang yang berada di atas bucket ekskavator terlihat mengangkat jenazah korban dengan bantuan beberapa warga di bawah.
Tidak hanya korban tewas, petugas gabungan juga berhasil mengevakuasi truk sampah yang tertimbun longsor. Truk tersebut tampak ringsek saat diangkat menggunakan ekskavator, menunjukkan besarnya dampak dari insiden ini.
Proses evakuasi masih terus berlanjut hingga saat ini, dengan harapan dapat menemukan korban lain yang mungkin masih terjebak di bawah tumpukan sampah. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan menghindari area sekitar lokasi kejadian demi keselamatan bersama.



