Gempa M 7,1 Jepang Tewaskan 5 Orang, Dua Jasad Ditemukan di Mal
Gempa M 7,1 Jepang Tewaskan 5 Orang, Dua Jasad di Mal

Pemerintah Jepang melaporkan perkembangan terbaru terkait gempa bumi berkekuatan 7,1 magnitudo yang mengguncang Kumamoto, Pulau Kyushu, pada Selasa (28/7/2026). Total lima orang dipastikan tewas akibat bencana ini, dengan dua jasad ditemukan di dalam reruntuhan pusat perbelanjaan yang ambruk.

Korban Tewas dan Proses Evakuasi

Badan Penanggulangan Kebakaran dan Bencana Jepang mengonfirmasi bahwa dua jasad wanita berusia 20-an tahun ditemukan di dalam Aeon Mall Kumamoto, yang mengalami kerusakan parah setelah gempa. Tim penyelamat yang bekerja sepanjang malam berhasil mengevakuasi delapan orang dari mal tersebut. Selain dua korban tewas, satu orang dilaporkan mengalami henti jantung dan napas, sementara lima lainnya mengalami luka-luka. Pihak berwenang menyatakan bahwa kondisi kelima korban luka tidak mengancam jiwa. Tiga korban tewas lainnya ditemukan di lokasi berbeda di wilayah Kumamoto.

Dampak Infrastruktur dan Listrik

Gempa ini juga menyebabkan gangguan besar pada infrastruktur. Ribuan rumah di seluruh wilayah Kumamoto kehilangan aliran listrik, sementara jalan-jalan utama mengalami retakan dan kerusakan. Menurut laporan The Strait Times, ledakan dilaporkan terjadi di dalam Aeon Mall pascagempa, yang diduga mempersulit proses evakuasi. Badan Meteorologi Jepang (JMA) mencatat gempa ini terjadi pada pukul 16.27 waktu setempat dan mencapai skala 7 pada skala intensitas seismik Jepang (Shindo), yang merupakan tingkat tertinggi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tanggapan Otoritas

Juru bicara JMA menyatakan bahwa gempa terjadi di daratan dan belum ada aktivitas tsunami yang teramati. “Kami berharap dapat mencabut peringatan tsunami pada tahap yang relatif awal, tergantung pada kondisi permukaan laut di masa mendatang,” ujarnya kepada AFP. Hingga saat ini, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, dan aktivitas seismik terus dipantau. Pemerintah Jepang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti arahan otoritas setempat.

Gempa magnitudo 7,1 ini menjadi pengingat akan kerentanan Jepang terhadap bencana alam, terutama di kawasan Kyushu yang sering diguncang gempa. Kerusakan infrastruktur dan korban jiwa dilaporkan masih terus dihimpun oleh tim tanggap darurat yang dikerahkan ke lokasi terdampak.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga