Bekasi Diguyur Hujan Deras, Alarm Peringatan Banjir Aktif di Beberapa Wilayah
Wilayah Kota Bekasi dan sekitarnya mengalami hujan deras disertai angin yang mengguyur pada Selasa (14/4) sore kemarin. Intensitas hujan yang tinggi ini menyebabkan beberapa wilayah di kota tersebut sempat tergenang air.
Alarm Peringatan Banjir Berbunyi
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi mengunggah rekaman video di akun Instagram resmi mereka pada Rabu (15/4/2026). Dalam rekaman tersebut, terdengar alarm peringatan banjir yang berbunyi di beberapa wilayah bantaran sungai.
"Peringatan, terjadi kenaikan tinggi muka air. Warga diharapkan bersiap untuk evakuasi," demikian bunyi alarm peringatan tersebut yang terdengar jelas dalam video.
Kenaikan Tinggi Muka Air Sungai
Peringatan banjir ini dikeluarkan menyusul terjadinya kenaikan tinggi muka air (TMA) di beberapa sungai di wilayah Kota Bekasi. BPBD mencatat data ketinggian air yang cukup signifikan:
- Sungai Pertemuan Cileungsi-Cikeas (P2C): sekitar 525 cm dengan status Siaga 3
- Sungai Cikeas hulu: berkisar 130 cm dengan status Siaga 3
- Sungai Cikeas: 179 cm dengan status normal
- Sungai Cibongas: 40 cm dengan status normal
Status Siaga 3 untuk Cileungi Hulu dan P2C menunjukkan kondisi yang perlu diwaspadai oleh warga sekitar. Meskipun hujan telah reda, potensi genangan air dan dampak lanjutan masih perlu diperhatikan.
Dampak Hujan di Jabodetabek
Hujan dengan intensitas tinggi ini tidak hanya mengguyur Kota Bekasi, tetapi juga kawasan Jabodetabek secara lebih luas. Fenomena cuaca ekstrem ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir, terutama di wilayah-wilayah yang rawan terdampak.
BPBD Kota Bekasi terus memantau perkembangan ketinggian air di berbagai titik sungai. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang terkait kondisi cuaca dan potensi bencana.



