AKP Siti Elminawati: Polwan Sigi yang Humanis dalam Penanganan Kasus Perempuan dan Anak
AKP Siti Elminawati: Polwan Humanis Tangani Kasus Perempuan-Anak

AKP Siti Elminawati: Polwan Sigi yang Humanis dalam Penanganan Kasus Perempuan dan Anak

Kasat Reskrim Polres Sigi, Polda Sulawesi Tengah, AKP Siti Elminawati, menjadi sorotan setelah diusulkan sebagai kandidat Hoegeng Awards 2026. Pengusulan ini datang dari warga Palu, Dewi Rana, yang mengenal dedikasi AKP Siti dalam melindungi perempuan dan anak.

Pendekatan Berbasis Korban dan Rekam Jejak yang Menginspirasi

Dewi Rana, Direktur Eksekutif Libu Perempuan Sulteng, mengungkapkan bahwa AKP Siti dikenal sebagai perwira polisi yang profesional, berdedikasi tinggi, dan selalu mengedepankan perspektif korban. "Beliau senantiasa menempatkan perlindungan terhadap perempuan dan anak sebagai prioritas utama," kata Dewi. Pendekatan humanis ini telah diterapkan dalam berbagai kasus, mulai dari kekerasan dalam keluarga hingga perdagangan orang.

Rekam jejak AKP Siti dimulai sejak tahun 2000 di unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Sulteng. Dia pernah menangani kasus perdagangan anak berusia satu tahun yang dijual seharga Rp12,5 juta melalui media sosial. Dengan kerja sama lintas sektor, korban berhasil diselamatkan dan pelaku diproses hukum. Selain itu, dia juga mengembangkan kasus hingga menemukan jaringan perdagangan bayi berusia tujuh hari di Jakarta.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kasus-Kasus Besar dan Upaya Pencegahan

Pada tahun 2023, AKP Siti menangani kasus pemerkosaan anak di bawah umur di Parigi Moutong yang melibatkan 11 pelaku, termasuk anggota polisi dan kepala desa. "Komunikasi dengan korban agak sulit, tapi saya berusaha untuk kedekatan secara emosional," ujarnya. Kasus ini berakhir dengan hukuman penjara bagi pelaku, salah satunya hingga sembilan tahun.

Tak hanya penanganan, AKP Siti aktif melakukan pencegahan melalui sosialisasi ke sekolah dan masyarakat. Sejak Juli 2025, dia menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Sigi, menjadi polwan pertama di Polda Sulteng yang menduduki posisi tersebut. Dia menyoroti maraknya pencabulan dan pernikahan anak di bawah umur di Sigi, serta menekankan bahwa kasus pelecehan seksual tidak boleh diselesaikan secara kekeluargaan.

Contoh Nyata Pendekatan Humanis

Dewi Rana menceritakan kasus pencurian oleh anak enam tahun lalu, di mana AKP Siti memediasi dengan mengutamakan hak anak. "Ibu Siti menggunakan perspektif perlindungan anak, bahkan membantu biaya transportasi korban yang kekurangan," kata Dewi. Ini menunjukkan komitmennya melampaui prosedur formal, dengan pendekatan sebagai ibu dan perempuan.

AKP Siti juga pernah menyelamatkan bayi baru lahir yang dibuang di hutan Kota Palu, bekerja sama dengan Dinas Sosial untuk menemukan orang tua asuh. Dedikasinya ini membuatnya pantas diusulkan untuk Hoegeng Awards 2026, sebagai teladan dalam penegakan hukum yang berorientasi pada kemanusiaan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga