China Bebaskan Pendiri Gereja Bawah Tanah Ezra Jin Setelah Dilobi Trump
China Bebaskan Pendiri Gereja Bawah Tanah Ezra Jin

China telah membebaskan pendiri gereja bawah tanah, Ezra Jin, yang telah ditahan sejak Oktober 2025. Pembebasan ini dikonfirmasi oleh keluarganya dan terjadi setelah Presiden AS Donald Trump melobi Presiden China Xi Jinping.

Latar Belakang Penahanan Ezra Jin

Ezra Jin, yang juga dikenal dengan nama Tionghoa Mingri, adalah pendiri Gereja Zion, salah satu gereja tidak terdaftar di China. Ia ditahan bersama anggota gereja lainnya pada 10 Oktober 2025 atas tuduhan 'penggunaan jaringan informasi ilegal'. Gereja Zion dipilih oleh sebagian umat Kristen sebagai alternatif dari gereja-gereja yang disetujui negara.

Peran Trump dalam Pembebasan

Presiden AS Donald Trump mengangkat kasus Ezra Jin saat bertemu Presiden China Xi Jinping pada Mei lalu. Trump mengatakan bahwa Xi Jinping akan 'mempertimbangkan dengan serius' permintaan pembebasannya. Pada Sabtu (4/7), kelompok hak asasi manusia ChinaAid mengumumkan bahwa Jin telah tiba di Los Angeles setelah dibebaskan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pendeta tersebut diberitahu oleh pejabat China bahwa pembebasannya merupakan hasil diskusi antara Trump dan Xi, dan disajikan sebagai isyarat niat baik bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat.

Reaksi Keluarga dan Dampak

Putri Jin, Grace, dalam pernyataannya kepada AFP mengungkapkan rasa syukur: "Kami bersyukur kepada Tuhan atas mukjizat yang luar biasa ini. Kami berharap ini menjadi sinyal perubahan positif bagi umat beriman di Tiongkok dan hubungan antara kedua negara kita." Grace juga berterima kasih kepada Trump dan pemerintahannya atas kepemimpinan mereka.

Partai Komunis China secara historis memandang agama terorganisir dengan curiga. Di bawah kepemimpinan Xi Jinping, pengawasan terhadap kelompok-kelompok tidak resmi diperketat. Dalam beberapa bulan terakhir, pihak berwenang menindak gereja-gereja tidak terdaftar. Pada Juni, kebaktian Gereja Early Rain Covenant di Sichuan digerebek dan dua pemimpinnya ditahan, menyusul penahanan anggota Early Rain lainnya pada Januari. Pada minggu yang sama, gereja Yayang di Zhejiang dipasangi perancah dan salibnya dilepas.

Delapan anggota Gereja Zion yang ditahan pada Oktober masih ditahan hingga saat ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga