BPBD Jakarta Siagakan Pos Angke Hulu, Warga Bantaran Sungai Diimbau Waspada Banjir
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta mengumumkan peningkatan status Pos Angke Hulu dari Siaga II menjadi Siaga I atau status bahaya pada Sabtu pagi, 4 April 2026. Hal ini disebabkan oleh hujan yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Jumat malam, 3 April 2026, yang berdampak pada kenaikan muka air di pintu air tersebut.
Dampak Kenaikan Status dan Wilayah Terdampak
Berdasarkan pengumuman resmi dari akun X @BPBDJakarta pada pukul 07.00 WIB, kenaikan status ini mengindikasikan potensi banjir yang mengancam sejumlah wilayah di sekitar bantaran Pos Pantau Angke Hulu. BPBD Jakarta mengimbau masyarakat, terutama yang bermukim di daerah aliran sungai, untuk tetap waspada dan siaga.
Wilayah-wilayah yang berpotensi terdampak meliputi:
- Kembangan Selatan
- Duri Kosambi
- Kembangan Utara
- Rawa Buaya
- Cengkareng Timur
- Kedaung Kaliangke
- Kapuk
- Kamal
- Muara Kapuk
- Muara
Dalam keadaan darurat, masyarakat diharapkan dapat menghubungi Call Center Jakarta Siaga di nomor 112 untuk mendapatkan bantuan secepatnya.
Prakiraan Cuaca dan Kondisi di Jakarta
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari yang sama. Berdasarkan laman BPBD DKI Jakarta yang bersumber dari BMKG, kondisi cuaca diperkirakan bervariasi:
- Pagi hari: Hampir seluruh wilayah Jakarta tidak diguyur hujan, hanya berawan.
- Siang hari: Sejumlah wilayah seperti Jakarta Timur dan Jakarta Selatan diprediksi mengalami hujan ringan, sementara Jakarta Pusat, Jakarta Barat, Jakarta Utara berawan, dan Kepulauan Seribu cerah berawan.
- Sore hari: Kondisi serupa dengan siang, dengan Jakarta Timur dan Selatan masih berpotensi hujan.
- Malam hari: Prediksi berubah, di mana Jakarta Timur dan Selatan diperkirakan berawan, sedangkan Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara akan diguyur hujan ringan.
Dengan adanya variasi cuaca ini, BPBD terus memantau perkembangan dan mengingatkan warga untuk selalu memperbarui informasi terkini guna mengantisipasi risiko banjir yang mungkin terjadi.



