BMKG Prediksi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat Guyur Jabodetabek 4 hingga 8 April 2026
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah merilis prakiraan cuaca ekstrem untuk wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dari tanggal 4 hingga 8 April 2026. Berdasarkan update terbaru pada Sabtu (4/4/2026) pukul 08.48 WIB, sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat, dengan imbauan kesiapsiagaan bagi masyarakat.
Detail Prakiraan Cuaca Harian
Pada Sabtu (4/4/2026), diprediksi hujan sedang hingga lebat terjadi di Kota Tangerang Selatan, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Kepulauan Seribu, Kabupaten Bekasi, Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok. Sementara itu, hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan melanda Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kabupaten Bogor. BMKG juga mengeluarkan peringatan dini angin kencang untuk wilayah Jakarta Barat, Jakarta Timur, dan Jakarta Selatan.
Untuk Minggu (5/4/2026), seluruh wilayah Jabodetabek diprediksi mengalami hujan sedang hingga lebat. Pada Senin (6/4/2026), Kabupaten Bogor diprakirakan mendapat hujan lebat hingga sangat lebat, sedangkan wilayah lainnya masih berpotensi hujan sedang hingga lebat.
Penurunan Intensitas dan Potensi Dampak
Curah hujan diperkirakan mulai menurun pada Selasa (7/4/2026), dengan hanya hujan sedang hingga lebat yang terjadi di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, dan Kabupaten Bogor. Pada Rabu (8/4/2026), hujan sedang hingga lebat diprediksi terbatas di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang.
BMKG menjelaskan bahwa cuaca dengan intensitas sedang hingga lebat berstatus waspada, berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti genangan air, luapan sungai, dan tanah longsor. Sementara itu, level hujan lebat hingga sangat lebat yang berstatus siaga dapat memicu banjir, banjir bandang, dan longsor yang lebih parah.
Imbauan Kesiapsiagaan dan Pemantauan
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap bersiaga dalam menghadapi cuaca ekstrem ini. "Kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dan cuaca ekstrem," tulis BMKG dalam keterangan resminya. Selain itu, masyarakat diajak untuk memantau laporan bencana secara real-time melalui laman PetaBencana.id guna meningkatkan kewaspadaan dan respons cepat.
Peringatan dini ini disampaikan BMKG melalui akun Instagram resmi @infobmkg pada Sabtu (4/4/2026), menekankan pentingnya antisipasi dini terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah secara drastis. Dengan prakiraan ini, diharapkan warga Jabodetabek dapat mengambil langkah-langkah pencegahan untuk mengurangi risiko kerugian material maupun jiwa.



