Gojek bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menghadirkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi mitra driver di 17 kota di Indonesia. Program ini bertujuan untuk deteksi dini dan pencegahan penyakit, dengan menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan serta konsultasi medis.
Wamenkes Apresiasi Inisiatif Gojek
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono meninjau langsung pelaksanaan CKG di Rumah Mitra Gojek Kemang Timur, Jakarta Selatan, pada Kamis (21/5/2026). Ia berharap inisiatif ini dapat menginspirasi komunitas lain, seperti universitas, organisasi keagamaan, dan organisasi kemasyarakatan, untuk turut mendukung perluasan akses layanan kesehatan.
Kolaborasi dengan Puskesmas
Dalam penyelenggaraan CKG, Gojek menggandeng tenaga kesehatan dari Puskesmas Mampang dan Pasar Minggu. Pemeriksaan yang dilakukan meliputi skrining gula darah dan kolesterol, konsultasi dokter, serta pemeriksaan mata dan cek katarak. Dante menambahkan bahwa mitra driver yang membutuhkan kacamata bisa mendapatkannya secara gratis melalui BPJS.
Target Ribuan Mitra Driver
Gojek mengundang sekitar 1.000 mitra driver untuk mengikuti CKG di Rumah Mitra Kemang Timur yang berlangsung selama empat hari, dari 19 hingga 22 Mei 2026. Mitra driver dapat mendaftar melalui aplikasi Gojek Driver. Wakil Direktur Utama GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo, menyatakan bahwa data Kemenkes dan GoTo telah terintegrasi untuk memudahkan akses informasi lokasi CKG.
17 Kota Sasaran Program
Program CKG ditargetkan menjangkau ribuan mitra driver di 17 kota, meliputi Jabodetabek, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Malang, Medan, Lampung, Makassar, Balikpapan, Bali, Palembang, dan Bandung. Program ini telah berjalan sejak Februari 2026 di Palembang dan Bandung, dan kini diperluas ke kota-kota lainnya.
Selain mengikuti program langsung, mitra driver juga dapat memanfaatkan layanan kesehatan pemerintah seperti puskesmas di masing-masing kota. Informasi terkait lokasi dan program kesehatan dapat diakses melalui pesan di aplikasi Gojek Driver.



