Kompas.com - Sudah menyapu, mengepel, dan mengelap perabotan secara rutin, tetapi debu di rumah terasa selalu kembali dalam waktu singkat? Jika mengalami hal tersebut, Anda tidak sendirian.
Debu Diproduksi dari Aktivitas Sehari-hari
Menurut para ahli kualitas udara dan kesehatan, debu di dalam rumah tidak hanya berasal dari luar ruangan, tetapi juga diproduksi oleh aktivitas sehari-hari dan berbagai benda yang ada di dalam rumah itu sendiri.
Komposisi Debu
Debu sebenarnya merupakan campuran berbagai partikel, mulai dari serbuk sari, sel kulit mati manusia, bulu dan ketombe hewan peliharaan, jamur, bakteri, hingga kotoran tungau debu.
Partikel-partikel ini terus-menerus dihasilkan dari aktivitas seperti memasak, membersihkan, bergerak, dan bahkan bernapas. Selain itu, benda-benda seperti karpet, sofa, dan tempat tidur juga menjadi sumber utama debu karena menahan dan melepaskan partikel secara perlahan.
Untuk mengurangi penumpukan debu, disarankan untuk menggunakan alat pembersih dengan filter HEPA, mencuci seprai secara teratur, dan mengurangi barang-barang yang mudah menumpuk debu seperti tumpukan majalah atau boneka.



