Dekan FKUI Ungkap Strategi Konsumsi Makanan Pedas Saat Ramadan
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) baru-baru ini membagikan empat tips penting untuk mengonsumsi makanan pedas dengan aman selama bulan Ramadan, baik saat sahur maupun berbuka puasa. Panduan ini dirancang untuk membantu masyarakat menikmati cita rasa pedas tanpa mengorbankan kesehatan pencernaan, terutama dalam kondisi berpuasa.
Empat Langkah Penting untuk Menjaga Kesehatan Pencernaan
Menurut Dekan FKUI, mengonsumsi makanan pedas saat berpuasa memerlukan perhatian khusus karena sistem pencernaan yang sensitif. Berikut adalah empat tips yang direkomendasikan:
- Pilih Jenis Cabai yang Tepat: Gunakan cabai segar atau bubuk cabai alami daripada saus pedas kemasan yang sering mengandung pengawet dan bahan kimia tambahan. Cabai segar lebih mudah dicerna dan kaya akan vitamin C.
- Batasi Porsi Konsumsi: Hindari makan pedas dalam jumlah berlebihan, terutama saat berbuka puasa. Mulailah dengan porsi kecil untuk memberi waktu adaptasi pada lambung yang kosong setelah seharian berpuasa.
- Kombinasikan dengan Makanan Lain: Sajikan makanan pedas bersama sumber serat seperti sayuran atau buah-buahan, serta protein seperti daging atau telur. Kombinasi ini membantu menetralkan efek pedas dan mendukung pencernaan yang lebih lancar.
- Perhatikan Waktu Konsumsi: Lebih aman mengonsumsi makanan pedas saat sahur daripada berbuka, karena tubuh memiliki waktu lebih lama untuk mencerna sebelum berpuasa. Jika dikonsumsi saat berbuka, pastikan untuk tidak langsung tidur setelah makan.
Manfaat dan Risiko Makan Pedas Saat Berpuasa
Makanan pedas dapat memberikan manfaat seperti meningkatkan metabolisme dan mengurangi nafsu makan berlebih, tetapi juga berisiko menyebabkan gangguan pencernaan seperti maag atau heartburn jika tidak dikonsumsi dengan bijak. Dekan FKUI menekankan pentingnya mendengarkan sinyal tubuh dan menghindari makanan pedas jika memiliki riwayat masalah lambung.
Dengan menerapkan tips ini, masyarakat diharapkan dapat menikmati bulan Ramadan dengan lebih sehat dan nyaman, tanpa khawatir terhadap dampak negatif dari konsumsi makanan pedas. Selalu konsultasikan dengan tenaga medis jika mengalami gejala tidak nyaman setelah makan pedas selama puasa.