Ahli Gizi Tak Anjurkan Minum Kopi Saat Sahur dan Berbuka Puasa
Ahli Tak Anjurkan Minum Kopi Saat Sahur dan Berbuka

Menyeruput kopi pada waktu sahur maupun saat berbuka puasa telah menjadi tradisi yang lumrah bagi sebagian besar umat Islam, terutama bagi mereka yang sehari-harinya sudah terbiasa mengonsumsi minuman pahit ini. Bagi para pecinta kopi, ritual minum kopi terasa sangat sulit untuk dilewatkan, bahkan ketika sedang menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.

Kopi Dikonsumsi untuk Menambah Energi

Tak sedikit orang yang memilih untuk minum kopi di waktu sahur atau setelah berbuka puasa dengan harapan tubuh akan terasa lebih segar, berenergi, dan tidak mudah dilanda kantuk. Hal ini disebabkan oleh kandungan kafein yang ada di dalam kopi, yang dikenal dapat memberikan efek stimulan pada sistem saraf pusat.

Ahli Gizi Tidak Merekomendasikan

Meskipun demikian, beberapa pakar kesehatan dan ahli gizi ternyata tidak menganjurkan kebiasaan minum kopi saat sahur dan berbuka puasa. Mereka memberikan peringatan ini karena beberapa alasan kesehatan yang perlu dipertimbangkan dengan serius.

Pertama, kopi memiliki sifat diuretik yang dapat meningkatkan produksi urine, sehingga berpotensi menyebabkan dehidrasi lebih cepat selama berpuasa. Kedua, mengonsumsi kopi saat perut kosong, seperti pada waktu sahur, dapat mengiritasi lapisan lambung dan memicu gangguan pencernaan seperti maag atau asam lambung naik.

Selain itu, efek kafein yang membuat tubuh lebih terjaga juga bisa mengganggu pola tidur jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu istirahat, terutama setelah berbuka puasa. Para ahli menyarankan untuk mengganti kopi dengan minuman yang lebih sehat, seperti air putih, jus buah alami, atau susu, untuk menjaga keseimbangan cairan dan nutrisi selama bulan puasa.