Saat membutuhkan tambahan energi di tengah aktivitas yang padat, banyak orang memilih secangkir kopi atau sekaleng soda. Keduanya memang sama-sama mengandung kafein yang dapat membantu meningkatkan kewaspadaan. Namun, para ahli kesehatan menegaskan bahwa dampak kopi dan soda terhadap tubuh tidaklah sama.
Perbedaan Dampak Kopi dan Soda
Laporan terbaru dari Verywell Health pada 10 Juni 2026 mengungkap bahwa kopi umumnya menjadi pilihan yang lebih baik dibandingkan soda jika tujuan utamanya adalah menjaga energi tetap stabil dan mengontrol kadar gula darah. Kopi mengandung antioksidan dan nutrisi seperti magnesium serta kalium, sementara soda biasanya mengandung gula tambahan atau pemanis buatan yang dapat memicu lonjakan gula darah.
Kafein dalam kopi diserap lebih lambat oleh tubuh karena adanya senyawa lain seperti klorogenat, yang membantu mengurangi lonjakan gula darah setelah makan. Sebaliknya, kafein dalam soda sering dikombinasikan dengan gula dalam jumlah tinggi, yang dapat menyebabkan energi cepat naik lalu turun drastis.
Rekomendasi Ahli
Ahli kesehatan menyarankan untuk memilih kopi hitam tanpa gula atau dengan sedikit susu sebagai sumber energi yang lebih sehat. Soda, terutama yang mengandung gula, sebaiknya dibatasi konsumsinya karena risiko obesitas dan diabetes. Jika tetap ingin minum soda, pilihlah versi diet atau tanpa gula, namun tetap perhatikan kandungan kafeinnya.
Kesimpulannya, bagi Anda yang membutuhkan energi stabil dan ingin menjaga kadar gula darah, kopi adalah pilihan yang lebih unggul dibandingkan soda. Namun, konsumsi kafein tetap harus dibatasi agar tidak menimbulkan efek samping seperti insomnia atau jantung berdebar.



