Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Beri Teguran Keras dan Suspend SPPG
Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Suspend SPPG

Viral Pria Joget di Dapur MBG, BGN Beri Teguran Keras dan Suspend SPPG

Sebuah video viral di media sosial memicu respons tegas dari Badan Gizi Nasional (BGN). Video tersebut memperlihatkan seorang pria berjoget di dalam sebuah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang merupakan mitra BGN.

Isi Video Viral dan Identifikasi Lokasi

Dalam video yang beredar luas, pria tersebut terlihat berjoget dengan diiringi musik di sebuah ruangan. Yang menjadi perhatian, ruangan itu jelas menampilkan logo resmi Badan Gizi Nasional. Lebih memprihatinkan lagi, aksi joget ini dilakukan di dalam area dapur Modifikasi Bahan Gizi (MBG) tanpa menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang seharusnya wajib dipakai.

Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, mengonfirmasi kejadian ini dan menyatakan kekecewaan yang mendalam. "Yang jelas kami sangat menyayangkan dan kecewa dengan sikap mitra yang demikian," tegas Nanik dalam keterangan resminya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Tindakan Tegas Badan Gizi Nasional

Menanggapi viralnya video tersebut, BGN segera mengambil langkah-langkah konkret:

  1. BGN menugaskan Direktur Pemantauan dan Pengawasan untuk langsung menemui pria yang terlibat.
  2. Pria tersebut telah diberikan teguran keras secara langsung oleh pihak berwenang.
  3. BGN melakukan pemeriksaan mendadak terhadap SPPG milik pria tersebut.

Hasil pemeriksaan mengejutkan: ditemukan ketidaksesuaian dengan petunjuk teknis yang berlaku. "Kebetulan setelah dicek dapurnya ternyata layout-nya salah dan IPAL (Instalasi Pengolahan Air Limbah)-nya tidak benar," jelas Nanik.

Konsekuensi Serius: Penangguhan Operasional

Atas pelanggaran ganda ini – baik dari segi perilaku tidak profesional maupun ketidakpatuhan teknis – BGN memutuskan untuk membekukan sementara (suspend) operasional SPPG tersebut. Keputusan suspend ini berlaku efektif segera setelah pemeriksaan selesai dilakukan.

Nanik juga menyoroti aspek keamanan pangan yang terancam. "Mengapa harus overacting seperti itu, apalagi ada content-content yang dia buat di dalam dapur tanpa APD. Tentu kami akan memantau dapurnya," ungkapnya dengan nada prihatin.

Insiden ini mengingatkan pentingnya standar operasional yang ketat dalam pelayanan gizi masyarakat. BGN menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan ketat terhadap semua mitra SPPG demi menjamin kualitas dan keamanan pelayanan gizi yang diberikan kepada masyarakat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga