Perusahaan Air Minum (PAM) Jaya memastikan pasokan air bersih ke pelanggan di Jakarta telah kembali normal setelah mengalami gangguan selama dua hari akibat pemeliharaan kelistrikan di gardu milik PLN. Pekerjaan pemeliharaan tersebut berdampak pada operasional Instalasi Pengolahan Air (IPA) Pejompongan I di Jalan Penjernihan II, Pejompongan, Jakarta Pusat, sehingga distribusi air ke sejumlah wilayah Jakarta terganggu pada 5-6 Juni 2026.
Pemulihan Pasokan Air Berjalan Lancar
Senior Manager Corporate dan Customer Communication PAM Jaya, Gatra Vaganza, menyatakan bahwa proses pemulihan berjalan sesuai dengan perhitungan yang telah disiapkan perusahaan. Saat ini, distribusi air ke pelanggan di wilayah Jakarta telah kembali normal. "Dampak dari pekerjaan pemeliharaan gardu PLN Alhamdulillah berjalan sesuai perkiraan kami, sehingga per Sabtu 6 Juni dini hari kemarin supply kami sudah normal kembali," kata Gatra kepada Liputan6.com, Minggu (7/6/2026).
Warga Senang Air Kembali Mengalir
Pemulihan layanan tersebut juga dibenarkan oleh warga yang sempat terdampak gangguan distribusi air pada Sabtu, 6 Juni 2026. Noval, warga Kebon Kacang, Jakarta Pusat, menyebut pasokan air di rumahnya kembali normal. "Kondisi air Alhamdulillah sudah normal kembali," ujar Noval. Ia menuturkan bahwa saat gangguan terjadi, aliran air di rumahnya tidak sampai terhenti sepenuhnya, namun volume air yang mengalir sempat berkurang dibandingkan kondisi normal. "Dari kemarin (Sabtu, 6 Juni 2026) sudah normal, pas ada informasi perihal gangguan hanya berkurang sedikit volume air (dari biasanya) dan pada saat pagi hari kemarin air sudah normal kembali," katanya.
Menurut Noval, gangguan distribusi air tersebut tidak sampai menghambat aktivitas sehari-harinya. Air tetap mengalir meskipun dengan volume yang lebih kecil. "Iya, waktu ada gangguan tidak terganggu," ucapnya. PAM Jaya terus berupaya menjaga keandalan pasokan air bersih bagi seluruh pelanggan di Jakarta.



