Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan bahwa kebutuhan anggaran untuk setiap penerima Program Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencapai sekitar Rp2 miliar. Hal ini diungkapkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam rapat Komisi E DPRD DKI Jakarta bersama Dinas Pendidikan DKI Jakarta pada Senin (27/7/2026).
Alokasi Anggaran Terbatas
Dengan alokasi anggaran sekitar Rp100 miliar, jumlah penerima beasiswa diperkirakan hanya mencapai 50 hingga 75 orang. "Memang untuk 50 orang, bukan 100 orang. 100-nya itu Rp100 miliar (alokasi anggaran LPDP DKI)," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta pada Selasa (28/7/2026). Ia menjelaskan bahwa perhitungan tersebut didasarkan pada hasil pembahasan bersama LPDP Pusat.
"Berdasarkan hasil diskusi dengan LPDP Pusat, satu anak itu kebutuhannya kurang lebih Rp2 miliar sebenarnya," ujarnya. Angka ini mencakup biaya pendidikan, biaya hidup, dan kebutuhan lain selama masa studi.
Prioritas Renovasi Sekolah
Selain beasiswa, Pemprov DKI Jakarta tetap memprioritaskan anggaran untuk renovasi dan revitalisasi sekolah negeri yang membutuhkan penanganan. Pramono menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur sekolah menjadi fokus utama. "Karena memang salah satu prioritas untuk renovasi, revitalisasi SD-SD yang terjadi, yang kemarin karena ada pemotongan DBH (Dana Bagi Hasil) dari 22 itu kan awalnya cuma 7. Kemarin saya sudah memutuskan tambah 4 sehingga menjadi 11," jelas Pramono.
Sebelas sekolah tersebut akan menjadi prioritas perbaikan, termasuk SDN Kebayoran Lama Selatan 09 yang saat ini proses belajar mengajarnya dipindahkan sementara ke lokasi lain. "11 itulah yang kita perbaiki, termasuk SD Negeri 09 Kebayoran Lama yang sementara pindah ke sebelah," kata dia.
Dampak dan Harapan
Kebijakan ini menunjukkan tantangan dalam menyeimbangkan anggaran antara program beasiswa dan perbaikan infrastruktur pendidikan. Dengan biaya per mahasiswa yang tinggi, Pemprov DKI harus memilih jumlah penerima yang lebih sedikit atau mencari sumber dana tambahan. Di sisi lain, prioritas renovasi sekolah diharapkan dapat meningkatkan kualitas belajar-mengajar di sekolah negeri.
Pemerintah DKI berharap program beasiswa LPDP tetap berjalan meskipun dengan jumlah terbatas, dan perbaikan sekolah dapat segera dilaksanakan untuk mendukung kenyamanan siswa. Kedua program ini menjadi perhatian utama dalam pembahasan anggaran pendidikan di DKI Jakarta.



