Jaga Keberlanjutan JKN, BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Sinergi Tata Kelola
BPJS Kesehatan dan BPKP Perkuat Sinergi Tata Kelola JKN

BPJS Kesehatan bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) memperkuat sinergi pengawasan dan tata kelola Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Langkah ini bertujuan menjaga keberlanjutan pembiayaan serta meningkatkan kualitas layanan kepada peserta.

Penguatan Tata Kelola Program JKN

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menegaskan bahwa kompleksitas Program JKN menuntut pengelolaan yang semakin akuntabel dan transparan. Dengan cakupan kepesertaan yang telah melampaui 98 persen, tata kelola program harus diperkuat. Sejak 2014 hingga 2024, realisasi biaya Program JKN mencapai Rp1.087 triliun. Sinergi dengan BPKP ditingkatkan untuk memastikan keberlangsungan program, mengidentifikasi risiko, dan mencegah fraud sejak dini.

Kolaborasi ini juga diarahkan untuk memastikan efektivitas belanja layanan kesehatan melalui pendekatan berbasis nilai (value-based care). Setiap pembiayaan tidak hanya efisien tetapi juga memberikan dampak optimal terhadap kepuasan peserta. Sinergi dengan BPKP juga berfokus pada kemudahan akses layanan yang cepat, mudah, dan setara di seluruh fasilitas kesehatan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemanfaatan Teknologi dan Data

Pujo menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dan data analytics dalam mendukung manajemen risiko yang adaptif. Data digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dan early warning system untuk mengidentifikasi potensi risiko sejak dini. BPKP berperan tidak hanya sebagai pemeriksa dan pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis yang memberikan pendampingan dan rekomendasi dalam penyempurnaan proses bisnis serta manajemen risiko.

Perluasan Akses Layanan Digital

Kemudahan akses layanan terus diperkuat melalui kanal digital seperti Aplikasi Mobile JKN dan layanan PANDAWA di nomor 0811-8165-165. Peserta dapat memperoleh informasi dan layanan administratif secara cepat tanpa harus datang ke kantor.

Komitmen BPKP

Kepala BPKP, Muhammad Yusuf Ateh, menegaskan komitmen lembaganya dalam mendukung penguatan tata kelola Program JKN melalui pengawasan yang kolaboratif dan berbasis risiko. BPKP siap memperkuat peran sebagai mitra terpercaya bagi BPJS Kesehatan, tidak hanya dalam pengawasan tetapi juga pendampingan untuk memastikan tata kelola yang efektif, efisien, dan akuntabel. Melalui sinergi ini, keberlanjutan Program JKN diharapkan terus terjaga dan memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga