Waspada Hantavirus: Ancaman Tikus di Rumah dan Gejala Berbahaya
Waspada Hantavirus: Ancaman Tikus di Rumah

Kehadiran tikus di dalam hunian bukan sekadar masalah estetika atau kerusakan barang, melainkan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat. Saat ini, kewaspadaan terhadap penyakit zoonotik seperti hantavirus meningkat setelah terjadi wabah di atas kapal pesiar MV Hondius.

Apa Itu Hantavirus?

Dilansir dari laman Kemenkes, hantavirus bukanlah penyakit tunggal, melainkan virus yang memiliki dua manifestasi utama yang berbahaya bagi manusia. Pertama adalah Hemorrhagic Fever with Renal Syndrome (HFRS) yang banyak ditemukan di Asia dan Eropa. Penyakit ini menyerang ginjal dan pembuluh darah dengan gejala berupa demam, perdarahan, hingga gagal ginjal.

Manifestasi Kedua: Hantavirus Pulmonary Syndrome

Manifestasi kedua adalah Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS) yang umum di Amerika. HPS menyerang paru-paru dan dapat menyebabkan gagal napas akut. Gejala awalnya mirip flu, seperti demam, nyeri otot, dan kelelahan, namun dapat berkembang cepat menjadi sesak napas berat.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Cara Penularan dan Pencegahan

Virus ini ditularkan melalui kontak langsung dengan urine, kotoran, atau air liur tikus yang terinfeksi. Penularan juga bisa terjadi melalui udara saat partikel kotoran tikus terhirup. Oleh karena itu, menjaga kebersihan rumah dan mencegah masuknya tikus sangat penting.

  • Tutup rapat celah dan lubang di dinding atau lantai.
  • Simpan makanan dalam wadah kedap udara.
  • Buang sampah secara teratur.
  • Gunakan perangkap tikus atau racun tikus dengan hati-hati.

Jika menemukan kotoran tikus, bersihkan dengan sarung tangan dan masker, lalu semprot disinfektan sebelum menyapu atau menyedot debu. Segera konsultasi ke dokter jika mengalami gejala seperti demam tinggi, nyeri otot, atau sesak napas setelah terpapar lingkungan yang mungkin dihuni tikus.

Kewaspadaan terhadap hantavirus harus ditingkatkan, terutama bagi mereka yang tinggal di daerah dengan populasi tikus tinggi. Dengan langkah pencegahan yang tepat, risiko penularan dapat diminimalkan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga