Ketika berbelanja, label pada kemasan makanan sering kali menampilkan kata-kata yang terdengar sehat dan menarik. Namun, tidak semua klaim tersebut akurat. Beberapa istilah justru bisa menyesatkan konsumen. Berikut adalah lima kata pada label makanan yang perlu Anda waspadai.
1. Alami
Kata 'alami' sering digunakan untuk memberikan kesan bahwa produk tersebut bebas dari bahan kimia. Padahal, istilah ini tidak memiliki definisi yang ketat secara hukum. Makanan yang diberi label 'alami' masih bisa mengandung gula tambahan, pengawet, atau bahan buatan lainnya.
2. Bebas Lemak
Produk 'bebas lemak' mungkin terdengar lebih sehat, tetapi sering kali mengandung tambahan gula atau garam untuk meningkatkan rasa. Lemak digantikan dengan karbohidrat sederhana yang bisa meningkatkan kadar gula darah. Periksa kandungan gula pada label informasi nilai gizi.
3. Multigrain
Istilah 'multigrain' hanya berarti produk tersebut mengandung lebih dari satu jenis biji-bijian. Namun, belum tentu biji-bijian tersebut adalah gandum utuh. Banyak produk multigrain tetap menggunakan tepung olahan yang rendah serat. Carilah label '100% gandum utuh' atau 'whole grain'.
4. Tanpa Gula
Label 'tanpa gula' tidak selalu berarti bebas dari pemanis. Produk ini mungkin mengandung pemanis buatan atau alkohol gula yang tetap memiliki efek kalori dan pencernaan. Baca daftar bahan untuk memastikan tidak ada pemanis tambahan.
5. Sumber Serat
Klaim 'sumber serat' bisa menyesatkan karena produk hanya perlu mengandung sedikit serat untuk menggunakan istilah ini. Seringkali, produk tersebut juga tinggi gula atau lemak. Pilih makanan dengan serat alami dari buah, sayur, dan gandum utuh.
Ketika berbelanja, jangan hanya percaya pada klaim di bagian depan kemasan. Selalu periksa informasi nilai gizi dan daftar bahan di bagian belakang untuk membuat pilihan yang lebih sehat.



