Hantavirus kembali menjadi perhatian setelah muncul wabah pada kapal pesiar yang berlayar dari Argentina menuju Eropa. Kasus tersebut menjadi sorotan dunia karena melibatkan hantavirus strain Andes, jenis virus yang diketahui dapat menular antarmanusia meski dalam tingkat terbatas.
Penjelasan Ahli tentang Strain Andes
Dosen Departemen Biostatistik, Epidemiologi, dan Kesehatan Populasi FK-KMK UGM, dr. Riris Andono Ahmad MPH, PhD., menjelaskan, strain Andes berasal dari kawasan Pegunungan Andes, Amerika Selatan. Virus ini dapat menyebabkan Hantavirus Pulmonary Syndrome (HPS), yakni sindrom paru yang berpotensi fatal.
Wabah ini menjadi perhatian karena kemampuan penularan antarmanusia yang jarang terjadi pada hantavirus. Sebagian besar hantavirus ditularkan melalui kontak dengan hewan pengerat, namun strain Andes memiliki kemampuan terbatas untuk menular antar manusia.
Gejala dan Risiko
Gejala HPS meliputi demam, nyeri otot, dan gangguan pernapasan yang dapat berkembang menjadi gagal napas. Penanganan medis yang cepat sangat penting untuk mengurangi risiko kematian.
Para penumpang kapal pesiar yang terpapar virus ini telah mendapatkan perawatan intensif. Otoritas kesehatan setempat terus memantau situasi untuk mencegah penyebaran lebih luas.



