Wardatina Mawa Selesai Jalani Pemeriksaan Penyidikan, Hadapi 27 Pertanyaan Soal Dugaan Perzinaan
Selebritas Wardatina Mawa telah menyelesaikan proses pemeriksaan penyidikan atas laporannya terkait dugaan perzinaan yang melibatkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli. Pemeriksaan intensif ini berlangsung selama 4,5 jam di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 20 Februari 2026.
Rincian Waktu dan Pertanyaan dalam Pemeriksaan
Menurut Fedhli Faisal, kuasa hukum Wardatina Mawa, pemeriksaan dimulai tepat pukul 11.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 15.30 WIB. Selama rentang waktu tersebut, penyidik secara aktif mengajukan total 27 pertanyaan kepada Mawa, yang mencakup berbagai aspek terkait laporan dugaan perzinaan. Fedhli menegaskan bahwa proses ini dilakukan dengan pendampingan dari Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Provinsi DKI Jakarta, memastikan perlindungan dan prosedur yang sesuai.
"Hari ini Ibu Mawa baru saja selesai menjalani pemeriksaan pada tingkat penyidikan. Pemeriksaan itu sendiri dimulai pada pukul 11.00 WIB dan selesai sekitar pukul 15.30 WIB," jelas Fedhli Faisal saat ditemui di lokasi. "Dan penyidik mengajukan total sekitar 27 pertanyaan. Tadi juga didampingi oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak dari Dinas Provinsi DKI Jakarta," tambahnya, menekankan transparansi dan kehati-hatian dalam proses hukum ini.
Konteks Laporan dan Implikasi Hukum
Laporan ini diajukan oleh Wardatina Mawa sebagai bagian dari upaya hukum dalam kasus yang melibatkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli, dengan tuduhan perzinaan yang serius. Pemeriksaan ini merupakan langkah kunci dalam penyidikan untuk mengumpulkan bukti dan klarifikasi sebelum kemungkinan dilanjutkan ke tahap berikutnya. Kehadiran pendamping dari unit perlindungan menunjukkan perhatian terhadap aspek sensitif kasus ini, terutama terkait isu perempuan dan anak.
Proses hukum ini terjadi di tengah konflik pribadi yang telah menjadi sorotan publik, dengan Mawa sebelumnya juga menyuarakan kekhawatiran terkait fitnah dan dampaknya, terutama dalam konteks bulan puasa. Pemeriksaan yang panjang dan mendetail ini diharapkan dapat memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai kebenaran fakta-fakta yang dilaporkan.



