Oki Rengga Merasa Malu Disamakan dengan Reza Rahadian karena Film Tayang Setiap Bulan
Oki Rengga Malu Disamakan Reza Rahadian Soal Film Tayang Tiap Bulan

Oki Rengga Merasa Malu Disamakan dengan Reza Rahadian karena Film Tayang Setiap Bulan

Komika Oki Rengga mengaku merasa malu saat netizen menyamakannya dengan aktor Reza Rahadian karena film yang dibintanginya tayang hampir setiap bulan di bioskop. Setiap kali mengunggah poster film terbarunya di media sosial, Oki kerap mendapat komentar dari pengikutnya yang menyebut, “Oki lagi, Oki lagi.”

Pengalaman Serupa dengan Reza Rahadian

Hal serupa sebelumnya juga pernah dialami oleh Reza Rahadian ketika wajahnya hampir selalu muncul di berbagai film yang tayang di bioskop dalam periode tertentu. Reza, yang dikenal sebagai salah satu aktor papan atas di Indonesia, sempat menjadi sorotan karena intensitas penampilannya di layar lebar yang sangat tinggi.

Oki Rengga menjelaskan perasaannya saat ditemui di MD Place, Jakarta Selatan, pada Rabu (18/2/2026). “Malu aku. Asli setiap postingan, aku kayak, manalah, malu aku ya. Filmku dari Oktober tayang, tiap bulan tayang. September, Oktober, November, Desember, Januari, Februari,” ujarnya dengan nada jujur.

Jadwal Padat dan Tanggapan Netizen

Komika yang juga aktif di dunia akting ini mengungkapkan bahwa jadwalnya yang padat selama Ramadhan bukan karena gila kerja, tetapi lebih disebabkan oleh komitmen profesional yang telah dijadwalkan sebelumnya. Namun, hal ini justru membuatnya sering menjadi bahan perbincangan di media sosial.

Netizen kerap membandingkan Oki dengan Reza Rahadian, yang dikenal memiliki produktivitas tinggi dalam berakting. Perbandingan ini menimbulkan rasa malu bagi Oki, meskipun ia mengakui bahwa hal tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap kerja kerasnya di industri film.

Oki Rengga berharap bahwa penayangan film-filmnya yang beruntun ini dapat dinikmati oleh penonton dengan baik, tanpa harus merasa terbebani oleh komentar-komentar yang membandingkannya dengan aktor lain. Ia menekankan bahwa setiap proyek film yang dilakukannya memiliki cerita dan karakter yang unik, sehingga layak untuk diapresiasi secara individual.