Kuasa Hukum Rachel Vennya Beberkan Kronologi Sengketa Rumah dengan Okin
Kronologi Sengketa Rumah Rachel Vennya vs Okin Dibuka

Kuasa Hukum Rachel Vennya Paparkan Kronologi Lengkap Sengketa Aset dengan Mantan Suami

Kuasa hukum selebgram Rachel Vennya, Sangun Ragahdo, secara resmi membeberkan kronologi dan duduk perkara perselisihan yang terjadi antara kliennya dengan mantan suami, Niko Al Hakim yang dikenal sebagai Okin. Persoalan ini berfokus pada sebuah aset properti berupa rumah yang terletak di kawasan elit Kemang, Jakarta Selatan.

Rumah Kemang Direncanakan untuk Masa Depan Anak

Ragahdo menegaskan bahwa rumah tersebut semula direncanakan bersama sebagai investasi untuk masa depan anak-anak mereka. Aset ini menjadi titik sentral konflik setelah perceraian pasangan tersebut pada Februari 2021. Menurut penjelasan kuasa hukum, perselisihan ini bermula dari adanya serangkaian kesepakatan pasca-perceraian yang dibuat secara tertulis.

Kesepakatan Tertulis Maret 2021 Diduga Dilanggar

Pada Maret 2021, tidak lama setelah perceraian resmi, Rachel Vennya dan Okin membuat kesepakatan tertulis yang mengatur berbagai hal, termasuk pengelolaan aset bersama. Ragahdo menyatakan bahwa pihaknya memiliki bukti kuat mengenai dugaan pelanggaran terhadap kesepakatan tersebut oleh Okin. Pelanggaran ini diduga melibatkan penjualan atau pengalihan hak atas rumah di Kemang tanpa persetujuan dari Rachel Vennya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kuasa hukum tersebut menambahkan bahwa kliennya merasa dikhianati karena rumah itu seharusnya menjadi jaminan finansial untuk anak-anak mereka. Rachel Vennya dikabarkan telah mengambil langkah hukum untuk melindungi hak-haknya dan memastikan bahwa kesepakatan awal dihormati. Persidangan atau proses mediasi diperkirakan akan segera berjalan untuk menyelesaikan sengketa ini secara adil.

Kasus ini menyoroti kompleksitas pembagian aset pasca-perceraian di kalangan publik figur, di mana kesepakatan tertulis sering kali menjadi kunci penyelesaian. Ragahdo berharap bahwa keterbukaan informasi ini dapat memberikan kejelasan kepada publik dan mencegah spekulasi yang tidak berdasar.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga