Novel Gadis Kretek Kini Terbit dalam Bahasa Korea, Capai Prestasi Keluarga
Gadis Kretek Terbit di Korea, Prestasi Keluarga Penulis

Novel Gadis Kretek Kini Hadir dalam Bahasa Korea, Ratih Kumala Sebut Prestasi Keluarga

Setelah sebelumnya diterbitkan dalam enam bahasa berbeda, termasuk Inggris dan Jerman, novel Gadis Kretek atau Cigarette Girl karya Ratih Kumala kini resmi diterbitkan dalam bahasa Korea. Penerbitan ini menandai pencapaian signifikan tidak hanya bagi penulis, tetapi juga bagi keluarganya.

Lebih dari Sekadar Pencapaian Pribadi

Ratih Kumala, sang penulis, mengungkapkan bahwa penerbitan bukunya di Korea memiliki makna yang mendalam. Dalam wawancara dengan Korea Herald, ia menyatakan bahwa ini bukan sekadar prestasi pribadi, melainkan juga sebuah kebanggaan keluarga.

"Saya memahami bahwa tidak banyak karya sastra Indonesia yang diterjemahkan ke dalam bahasa Korea," ujar Ratih Kumala. "Tetapi buku suami saya 'Man Tiger' atau 'Lelaki Harimau' telah diterbitkan dalam bahasa Korea beberapa tahun lalu. Jadi ini juga merupakan semacam prestasi bagi keluarga kami," lanjutnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Perjalanan Internasional Gadis Kretek

Novel Gadis Kretek telah menempuh perjalanan panjang dalam hal penerjemahan dan distribusi internasional. Berikut adalah beberapa poin penting mengenai novel ini:

  • Diterbitkan pertama kali dalam bahasa Indonesia dan telah meraih popularitas di dalam negeri.
  • Telat diterjemahkan ke dalam enam bahasa, termasuk Inggris dan Jerman, sebelum edisi Korea.
  • Menjadi salah satu karya sastra Indonesia yang berhasil menembus pasar Korea Selatan.

Penerbitan dalam bahasa Korea ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pembaca dan memperkenalkan budaya serta cerita Indonesia kepada masyarakat Korea. Ratih Kumala berharap bahwa karya-karya sastra Indonesia lainnya dapat mengikuti jejak Gadis Kretek dan Man Tiger untuk diterjemahkan ke berbagai bahasa asing.

Dampak bagi Sastra Indonesia

Keberhasilan Ratih Kumala dan suaminya dalam menerbitkan karya mereka di Korea menunjukkan potensi besar sastra Indonesia di kancah internasional. Meskipun masih sedikit karya yang diterjemahkan, langkah ini dapat membuka peluang bagi penulis lain.

Dengan semakin banyaknya novel Indonesia yang diterbitkan dalam bahasa asing, diharapkan dapat meningkatkan apresiasi global terhadap kekayaan literatur tanah air. Pencapaian keluarga Ratih Kumala ini menjadi inspirasi bagi para penulis muda untuk terus berkarya dan berani menjangkau pasar internasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga