Pemerintah Kota Jakarta Timur mengumumkan bahwa angka tawuran di wilayahnya mengalami penurunan yang signifikan setelah dibangunnya arena ring tinju di bawah Flyover Pasar Rebo, tepatnya di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ciracas. Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, mengungkapkan bahwa pada tahun 2025 tercatat 132 kejadian tawuran. Namun, hingga Mei 2026, angka tersebut merosot tajam menjadi hanya 17 kejadian.
Penurunan Drastis Angka Tawuran
Munjirin menyampaikan data tersebut saat memberikan paparan di hadapan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pada Senin, 18 Mei 2026. Ia merinci bahwa dari total 55 kejadian tawuran sepanjang 2026, hanya 17 yang terjadi hingga bulan Mei. "Jadi perbandingannya tahun 2025 ada 132 kejadian, tahun 2026 sampai Mei baru 17. Sangat drastis," ujarnya.
Awal Mula Pembangunan Ring Tinju
Ide pembangunan ring tinju berawal dari dialog antara Pemkot Jakarta Timur dengan sejumlah kelompok pemuda yang sebelumnya sering terlibat tawuran. Mereka diundang ke kantor wali kota untuk berdialog dan mencapai kesepakatan, termasuk permintaan untuk membangun ring tinju sebagai tempat latihan. "Pembangunan dimulai pada 12 Januari dan selesai pada 28 Januari, hasil dari permintaan mereka," jelas Munjirin.
Fasilitas Hasil Gotong Royong
Sebelumnya, para pemuda di Jakarta Timur harus berlatih tinju ke kawasan Bulungan atau Menteng karena tidak ada fasilitas serupa di wilayah mereka. Arena ring tinju ini dibangun melalui swadaya masyarakat dan dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR). Pengelolaannya dilakukan bersama komunitas tinju dan komunitas skateboard setempat, dengan pengawasan dari Kelurahan Susukan dan Kecamatan Ciracas. "Ini sebagai tempat olahraga bagi warga, dibina oleh komunitas tinju profesional yang sudah bergabung, yaitu Pertina," kata Munjirin.
Selain ring tinju, kawasan kolong flyover juga dilengkapi dengan skatepark yang telah ada sejak 2019 dan digunakan oleh komunitas skateboard dan BMX. Semua fasilitas ini disediakan secara gratis sebagai ruang aktivitas positif bagi anak muda sekaligus untuk menekan angka tawuran.



