Vidio dan BYON Combat Ambil Langkah Hukum Tegas Atas Pembajakan Siaran Showbiz Vol. 6
Liputan6.com - Vidio bersama BYON Combat secara resmi telah mengambil langkah hukum terhadap praktik pembajakan siaran BYON Combat Sport Showbiz Vol. 6. Siaran eksklusif ini diketahui telah disiarkan ulang secara ilegal melalui platform digital, terutama TikTok, tanpa izin dari pemegang hak siar resmi.
Dampak Luas dan Metode Pembajakan
Siaran ilegal tersebut berhasil menjangkau lebih dari 7.000 penonton secara simultan dan dapat diakses secara bebas oleh masyarakat Indonesia. Berdasarkan perkembangan terbaru, perkara ini telah meningkat ke tahap penyidikan dan sedang dalam proses gelar perkara oleh pihak berwenang.
Berdasarkan hasil penelusuran, pelaku menggunakan metode yang sederhana namun sistematis dengan dua perangkat telepon genggam:
- Perangkat pertama digunakan untuk memutar tayangan resmi berbayar.
- Perangkat kedua menyorot layar perangkat tersebut dan menyiarkannya kembali secara langsung melalui fitur live streaming di akun TikTok pembajak.
Praktik ini membuat konten eksklusif berbayar dapat ditonton secara gratis oleh publik, merugikan berbagai pihak yang terlibat.
Pernyataan Resmi dari Presiden BYON Combat
President BYON Combat, Yoshua Marcellos, menyatakan bahwa pembajakan tidak hanya berdampak pada penyelenggara, tetapi juga seluruh ekosistem olahraga combat sport nasional. "BYON Combat hadir untuk membangun industri combat sport yang profesional di Indonesia. Ketika siaran dibajak, dampaknya dirasakan oleh atlet, promotor, kru produksi, hingga mitra industri yang terlibat," katanya.
Marcellos menegaskan sikap zero tolerance terhadap segala bentuk pembajakan. "Kami menegaskan bahwa setiap pelanggaran akan ditindak tegas melalui langkah hukum tanpa pengecualian," tambahnya.
Dukungan dari Pemerintah dan Platform
Dukungan terhadap upaya perlindungan hak cipta juga disampaikan oleh Cecep Rukendi, Deputi Bidang Kreativitas Media Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia. "Perlindungan kekayaan intelektual merupakan salah satu fondasi utama dalam ekosistem ekonomi kreatif. Penegakan hukum perlu diiringi dengan pendekatan sistemik melalui penguatan akses terhadap konten legal, peningkatan pengawasan digital, serta penguatan kolaborasi lintas sektor," ujarnya.
Sementara itu dari sisi platform, Gina Golda Pangaila, General Counsel Vidio, menekankan bahwa pembajakan kini berkembang mengikuti teknologi digital. "Metodenya mungkin terlihat sederhana, namun tetap merupakan pelanggaran hukum. Kami terus memperkuat pengawasan dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memastikan distribusi konten berlangsung secara tepat," jelasnya.
Pelanggaran Undang-Undang dan Konsekuensi Hukum
Kuasa Hukum Vidio, Ebeneser Ginting, menegaskan bahwa retransmisi tanpa izin merupakan pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi pidana. "Setiap bentuk penyiaran ulang tanpa hak melanggar ketentuan Undang-Undang Hak Cipta. Penegakan hukum diperlukan untuk menjaga kepastian hukum sekaligus melindungi investasi industri kreatif digital di Indonesia," ujarnya.
Perkara ini merujuk pada pelanggaran Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, khususnya Pasal 113 yang mengatur:
- Pelanggaran hak ekonomi pencipta untuk tujuan komersial dapat dipidana penjara paling lama 4 tahun dan/atau denda hingga Rp1 miliar.
- Pelanggaran hak ekonomi lembaga penyiaran dapat dipidana penjara paling lama 3 tahun dan/atau denda hingga Rp500 juta.
Langkah Pengawasan ke Depan
Berkaca dari penyelenggaraan sebelumnya, pada pertandingan berikutnya BYON Combat Showbiz Vol. 7, Vidio bersama seluruh penyelenggara akan memperketat pengawasan selama jalannya pertandingan. Apabila ditemukan pelanggaran serupa, tindakan hukum akan kembali ditempuh secara tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Vidio juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada aparat penegak hukum yang telah membantu mengawal kasus pembajakan ini, khususnya Polda Metro Jaya Direktorat Siber.
Sebagai informasi, pertandingan akan digelar pada Sabtu, 25 April 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia mulai disiarkan pukul 14.30 WIB secara eksklusif melalui Vidio, dengan duel utama Putra Abdullah melawan Ronal Siahaan.



