Musikal Perahu Kertas Rilis Ulang OST 'Dua Manusia' dan 'Langit Amat Indah'
Musikal Perahu Kertas Rilis Ulang Dua OST Utama

Musikal Perahu Kertas Hadirkan Dua Soundtrack Utama dalam Versi Terbaru

Pertunjukan Musikal Perahu Kertas secara resmi telah meluncurkan dua original soundtrack utama yang berjudul "Dua Manusia" dan "Langit Amat Indah". Kedua lagu ikonik ini dirilis ulang dalam versi terbaru yang dibawakan oleh penyanyi dan aktris berbakat Maudy Ayunda serta trio perempuan yang dikenal dengan nama Sistur.

Bagian dari Rangkaian Pementasan Spektakuler

Perilisan kedua soundtrack ini menjadi bagian integral dari rangkaian pementasan musikal yang akan berlangsung selama periode 30 Januari hingga 15 Februari 2026 di venue bergengsi Ciputra Artpreneur di Jakarta. Pementasan ini diharapkan menjadi salah satu acara hiburan terkemuka di awal tahun 2026, menarik perhatian penggemar setia karya Perahu Kertas.

Remake dari Soundtrack Film Legendaris

Kedua lagu tersebut sebenarnya merupakan remake dari soundtrack film Perahu Kertas yang sebelumnya telah memikat penonton. Versi aslinya dibawakan oleh Dendy Mikes untuk lagu "Dua Manusia" dan trio legendaris Rida Sita Dewi untuk "Langit Amat Indah". Dengan sentuhan baru dari Maudy Ayunda dan Sistur, kedua lagu ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kenangan sekaligus menawarkan nuansa segar bagi pendengar.

Musikal Perahu Kertas sendiri dikabarkan akan memiliki fokus yang berbeda dari adaptasi filmnya. Menurut informasi yang beredar, pertunjukan ini akan lebih menekankan pada tema perjuangan menggapai mimpi, memberikan dimensi baru pada cerita yang sudah dikenal luas oleh publik. Hal ini menjadikan perilisan soundtrack sebagai pembuka yang tepat untuk menyambut pementasan yang penuh makna.

Dengan kombinasi bakat Maudy Ayunda yang telah terbukti di industri hiburan dan harmonisasi khas dari trio Sistur, kedua lagu ini diprediksi akan menjadi hits yang mendominasi tangga lagu. Penggemar dapat menantikan pengalaman mendengarkan yang lebih emosional dan kontemporer, sambil tetap menjaga esensi asli dari karya tersebut.