Ratusan penggemar BTS, yang dikenal sebagai ARMY, turun ke jalan di Chili pada 5 Juli untuk memprotes keputusan pemerintah Chili yang menolak rencana konser Arirang BTS yang dijadwalkan pada Oktober. Aksi unjuk rasa ini berlangsung di jalanan ibu kota Santiago, menuju Istana La Moneda, istana kepresidenan Chili.
Kemarahan Penggemar di Tengah Penolakan Konser
Para demonstran mengenakan pakaian serba ungu, melambaikan balon ungu, dan memegang papan protes sebagai bentuk solidaritas. Seorang demonstran yang diwawancarai oleh Agencia EFE, media Spanyol, dan dikutip melalui Korea Joongang Daily, menyatakan, "Kami sangat marah." Pernyataan ini mencerminkan kekecewaan mendalam para penggemar atas keputusan pemerintah yang dianggap tidak adil.
Latar Belakang Penolakan dan Dampaknya
Keputusan pemerintah Chili untuk menolak konser Arirang BTS belum dijelaskan secara rinci, namun spekulasi muncul terkait masalah perizinan dan keamanan. Konser yang direncanakan pada Oktober ini seharusnya menjadi salah satu acara besar bagi ARMY di Amerika Latin. Penolakan ini tidak hanya mengecewakan penggemar lokal, tetapi juga penggemar internasional yang berencana hadir. Aksi protes ini menunjukkan betapa kuatnya ikatan antara BTS dan penggemarnya, serta bagaimana keputusan pemerintah dapat memicu reaksi massal.
Respons Pemerintah dan Harapan ke Depan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Chili mengenai protes tersebut. Namun, para penggemar berharap agar pemerintah dapat meninjau kembali keputusan ini dan memberikan izin bagi konser BTS. Aksi damai ini diharapkan dapat menjadi tekanan moral bagi otoritas setempat untuk mempertimbangkan kembali dampak positif dari acara budaya berskala besar seperti konser BTS, baik dari segi ekonomi maupun pariwisata.



