Disney+ Battle of Fates Dikritik Atas Tantangan Tebak Penyebab Kematian Petugas Pemadam
Disney+ Battle of Fates Dikritik Atas Tantangan Tebak Kematian

Platform streaming Disney+ telah mengeluarkan pernyataan resmi terkait kontroversi yang melanda program realitas Korea Selatan, Battle of Fates. Kontroversi ini muncul setelah acara tersebut menampilkan misi yang melibatkan penebakan penyebab kematian seorang petugas pemadam kebakaran yang telah meninggal dunia.

Detail Kontroversi dalam Episode Terbaru

Sebagai informasi, Battle of Fates adalah sebuah program kompetisi yang mempertemukan 49 orang dukun dan peramal terbaik dari berbagai aliran di Korea. Peserta berasal dari beragam latar belakang, termasuk shaman, praktisi saju (astrologi Korea), dan pembaca tarot. Mereka bersaing dalam berbagai misi untuk meraih predikat sebagai yang terbaik di bidangnya.

Dalam episode yang dirilis pada tanggal 11 Februari, program ini menampilkan sebuah misi berjudul 'Menebak Penyebab Kematian Almarhum'. Misi ini meminta para peserta untuk menggunakan kemampuan spiritual atau ramalan mereka dalam menebak penyebab kematian seorang individu yang telah meninggal, yang kemudian diidentifikasi sebagai seorang petugas pemadam kebakaran.

Respon dan Pernyataan dari Disney+

Penyelenggara acara, Disney+, telah merilis pernyataan terkait insiden ini. Meskipun detail lengkap dari pernyataan tersebut belum sepenuhnya diungkapkan kepada publik, langkah ini diambil sebagai respons terhadap kritik dan kekhawatiran yang muncul dari penonton dan masyarakat luas.

Kontroversi ini menyoroti isu sensitivitas dalam konten hiburan, terutama ketika melibatkan topik kematian dan profesi yang dihormati seperti petugas pemadam kebakaran. Banyak yang mempertanyakan etika dari misi semacam ini, dengan argumen bahwa hal tersebut dapat dianggap tidak pantas dan mengeksploitasi tragedi pribadi untuk tujuan hiburan.

Program Battle of Fates sendiri telah menarik perhatian sejak peluncurannya karena konsep uniknya yang menggabungkan elemen supernatural dengan kompetisi realitas. Namun, episode terbaru ini telah memicu debat tentang batasan dalam pembuatan konten dan tanggung jawab platform streaming dalam menyajikan materi yang menghormati nilai-nilai sosial.

Para kritikus menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak emosional terhadap keluarga almarhum dan masyarakat umum. Sementara itu, pendukung acara mungkin berargumen bahwa ini adalah bagian dari eksplorasi budaya dan kepercayaan yang ada dalam masyarakat Korea. Disney+ kini berada di bawah tekanan untuk menangani situasi ini dengan hati-hati, sambil menyeimbangkan kebebasan kreatif dengan standar etika yang berlaku.