Lintasarta Salurkan Program Sosial Ramadan untuk 1.500 Penerima di 5 Kota
Lintasarta, sebagai bagian dari Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) Group, telah menyalurkan berbagai program sosial selama Ramadan 1447 H yang menjangkau lebih dari 1.500 penerima manfaat di lima kota di Indonesia. Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif bertema 'Learning to Care & Action to Share', yang mencakup dukungan fasilitas ibadah, pemberdayaan UMKM, hingga edukasi lingkungan.
Program Sosial di Lima Kota
Program sosial Ramadan Lintasarta dilaksanakan di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Aceh. Selain kegiatan sosial, perusahaan juga memberikan apresiasi kepada para karyawan, yang disebut Laskar, yang tetap bertugas menjaga layanan selama libur Idulfitri. Director & Chief Financial Officer Lintasarta, Hariyadi Ramelan, menyatakan bahwa Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat nilai empati dan menegaskan peran sosial perusahaan di tengah perkembangan teknologi digital.
Hariyadi menekankan bahwa sebagai penggerak transformasi digital nasional, Lintasarta melihat kemajuan teknologi digital perlu berjalan seiring dengan kepedulian sosial. Melalui program Ramadan, perusahaan berupaya memberi manfaat langsung bagi masyarakat, mulai dari dukungan fasilitas ibadah, pemberdayaan ekonomi lokal, edukasi lingkungan, hingga dukungan bagi para Laskar yang bekerja menjaga layanan tetap andal.
Revitalisasi Fasilitas Ibadah
Salah satu program yang dijalankan adalah revitalisasi surau melalui program 'Surau Kita Berdaya' bersama Indosat Ooredoo Hutchison. Program ini difokuskan untuk memperbaiki fasilitas ibadah masyarakat yang terdampak bencana di sejumlah daerah. Lintasarta menyalurkan bantuan perlengkapan ibadah bagi masyarakat di Mushola Al-Ikhsan sebagai bagian dari upaya mendukung pemulihan aktivitas sosial dan keagamaan pascabencana.
Perbaikan juga dilakukan di beberapa tempat ibadah lain, seperti Masjid Abu Bakar As-Sidiq, Mushola Mansaul Ridho 2, dan Mushola Al Ikhlas. Revitalisasi ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi surau sebagai pusat kegiatan sosial dan keagamaan masyarakat.
Program Warung Berkah
Di bidang pemberdayaan ekonomi, Lintasarta menghadirkan program Warung Berkah Ramadan yang melibatkan pelaku usaha mikro dan warung makan lokal. Melalui program ini, makanan bergizi gratis disalurkan kepada masyarakat dhuafa dan anak yatim. Program tersebut menjangkau 350 penerima manfaat di Surabaya, 300 di Makassar, dan 250 di Yogyakarta.
Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, program ini juga diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi pelaku usaha mikro di kota-kota tersebut, sehingga memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Edukasi Lingkungan untuk Anak Yatim
Lintasarta juga menyelenggarakan kegiatan edukasi lingkungan bertajuk Recycle & Reuse. Program ini mengajak anak-anak yatim belajar mengolah sampah dan berkreasi menggunakan barang bekas. Sebanyak 45 anak yatim mengikuti kegiatan ini di Jakarta, dengan tujuan menumbuhkan kesadaran lingkungan sejak dini dan menanamkan kebiasaan berpikir ekologis kepada generasi muda.
Safari Ramadan Lintasarta
Seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari Safari Ramadan Lintasarta bertema Learning to Care & Action to Share yang diluncurkan secara hybrid di Jakarta, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar pada awal Ramadan 1447 H. Kegiatan ini melibatkan ratusan karyawan dan dihadiri Dewan Komisaris serta Direksi Lintasarta.
Pada kesempatan yang sama, perusahaan juga menyalurkan santunan dan perlengkapan ibadah kepada 140 anak yatim di berbagai kota. Secara keseluruhan, program Ramadan Lintasarta tahun ini menjangkau lebih dari 1.500 penerima manfaat, memberikan bantuan kepada 11 masjid dan surau, serta memberdayakan empat UMKM lokal di berbagai daerah.
Melalui berbagai inisiatif tersebut, Lintasarta menegaskan perannya tidak hanya sebagai penyedia solusi ICT dan infrastruktur digital terintegrasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam pembangunan nasional yang menghadirkan transformasi digital berbasis teknologi dan kecerdasan artifisial (AI) sekaligus memberikan kontribusi sosial bagi masyarakat.
