Dari Hobi Buket Wisata, Lisa Sukses Bangun Rumah dan Punya 5 Karyawan
Dari Hobi Buket Wisata, Lisa Sukses Bangun Rumah dan Punya 5 Karyawan

Jakarta - Sejak masa kuliah, Lisa Ariska telah gemar membuat buket wisuda dengan berbagai variasi, mulai dari bunga, uang, hingga camilan. Hobi yang juga menjadi sumber penghasilan ini telah mengubah hidupnya secara signifikan.

Dalam wawancara dengan detikcom, Lisa menceritakan perjalanan usahanya yang diberi nama Lingkarjariku. Usaha yang berlokasi di Jalan Mangga, Batu Ampar, Kramat Jati, Jakarta Timur ini bergerak di bidang dekorasi lamaran hingga pernikahan.

"Saya sudah berjualan sejak kuliah. Usaha Lingkarjariku yang sekarang ini dimulai sejak 2019," ujar Lisa saat berbincang pada Rabu (27/5/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dari Mahar hingga Galeri Baju Pengantin

Suami Lisa, Renal, melihat potensi besar dari usaha istrinya. Mereka sepakat untuk memperluas jangkauan usaha ke dekorasi lamaran, pernikahan, dan penyewaan baju pengantin. Untuk mengembangkan usahanya, Lisa mengambil Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI pada tahun 2022.

"Akhirnya pada 2020 kami mulai memiliki dekorasi. Pada 2019 kami membuat mahar dan seserahan. Galeri baju pengantin kami buka pada 2022, dan kami mengambil KUR BRI selama 4 tahun yang kini sudah lunas. Sekarang, alhamdulillah, usaha terus berkembang," kata Lisa.

Persaingan Ketat di Ibu Kota

Menurut Lisa, usaha seperti miliknya saat ini banyak bermunculan di Jakarta. Sebagian besar menawarkan harga murah. Namun, Lisa bersyukur Lingkarjariku masih terus melayani pelanggan yang mengadakan acara pernikahan atau lamaran.

Untuk menghadapi persaingan yang ketat, Lisa berencana terus mengembangkan usahanya agar tidak tertinggal. Salah satu rencananya adalah membuat galeri yang lebih besar untuk memperluas cakupan usaha.

"Saya berencana mengambil KUR lagi karena bunganya murah dan cicilannya terjangkau, tidak terlalu lama, hanya 4 tahun atau 3 tahun," tuturnya.

Omzet Hingga Puluhan Juta Rupiah

Lingkarjariku mematok harga di bawah Rp2 juta untuk paket lamaran. Jika acara masih di kawasan Condet, Lisa tidak membebankan biaya transportasi kepada pelanggan.

"Semoga kami bisa terus improve karena sekarang banyak dekoran murah. Meski murah, harga kami masih di bawah Rp2 juta untuk lamaran, maksimal Rp2,5 juta belum termasuk transport. Kalau di dekat Condet, transportasi gratis," jelasnya.

Sebagai pemilik usaha, Lisa berharap Lingkarjariku semakin besar dan mampu bersaing dengan usaha serupa. Saat ini, omzet yang diraih mencapai Rp20 juta setiap bulan.

"Omzet sekitar Rp12 juta per bulan untuk event lamaran. Total sebulan bisa mencapai Rp20 juta," ungkapnya.

Wanita yang dulunya bekerja sebagai sales promotion girl (SPG) ini kini berhasil membangun rumah dan memiliki karyawan berkat usahanya yang didukung KUR BRI.

"Dari dekorasi, kami bisa membangun rumah, membeli rumah, berkat bantuan KUR BRI. Sekarang, alhamdulillah, kami memiliki 5 karyawan," katanya.

Pembiayaan Mudah dari BRI

Melalui KUR, BRI berupaya menghadirkan pembiayaan yang mudah diakses, tepat sasaran, dan berkelanjutan. BRI terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, kelompok tani, dan penyuluh pertanian, untuk memastikan penyaluran KUR memberikan dampak ekonomi nyata.

Pada periode Januari hingga Maret 2026, BRI berhasil menyalurkan KUR sebesar Rp47,09 triliun kepada 947 ribu nasabah. Sektor pertanian menjadi kontributor utama dengan pembiayaan mencapai Rp19,86 triliun atau 42,16% dari total KUR yang disalurkan.

BRI menegaskan penyaluran KUR dilakukan secara prudent, transparan, dan akuntabel. Melalui langkah tersebut, BRI optimistis dapat terus berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan kesejahteraan petani, serta pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan.

"Segmen UMKM tetap menjadi pilar utama dalam portofolio pembiayaan BRI, dengan total penyaluran mencapai Rp1.211 triliun," ujar Direktur Utama BRI Hery Gunardi.

"Penyaluran tersebut tidak hanya mencerminkan skala dan jangkauan layanan BRI yang luas, tetapi juga menjadi katalis dalam mendorong pertumbuhan usaha produktif, meningkatkan kapasitas UMKM, serta menciptakan lapangan kerja di berbagai daerah," imbuhnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga