Banjir merendam puluhan rukun tetangga (RT) di wilayah Jakarta Timur setelah hujan deras mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Minggu, 24 Mei 2026. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mencatat sebanyak 26 RT terendam banjir pada Senin pagi, 25 Mei 2026.
Data Terkini Banjir di Jakarta Timur
Berdasarkan data yang dihimpun BPBD DKI Jakarta per pukul 08.00 WIB, banjir dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang menyebabkan kenaikan tinggi muka air di sejumlah pintu air dan pos pemantauan. Kepala BPBD DKI Jakarta, Maruli Simanjuntak, menyatakan bahwa saat ini terdapat 26 RT yang masih tergenang.
"Saat ini terdapat 26 RT yang masih tergenang," ujar Maruli dalam keterangan resminya.
Wilayah Terdampak Banjir
Seluruh wilayah terdampak berada di Jakarta Timur, tersebar di empat kelurahan. Berikut rinciannya:
- Kelurahan Kampung Melayu: 16 RT
- Kelurahan Cawang: 7 RT
- Kelurahan Bidara Cina: 2 RT
- Kelurahan Cililitan: 1 RT
Sementara itu, banjir di Kelurahan Pejaten Timur sebanyak 3 RT dilaporkan sudah surut.
Status Siaga di Pintu Air
Maruli juga menyampaikan status siaga di beberapa pintu air akibat hujan deras. Bendung Katulampa kini berada pada status siaga 3, Pos Angke Hulu siaga 3, Pintu Air Pasar Ikan siaga 2, dan Pos Depok siaga 3. Kenaikan tinggi muka air ini menjadi perhatian utama BPBD dalam memantau potensi banjir susulan.
Penanganan dan Imbauan
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memonitor kondisi genangan di wilayah terdampak. Mereka juga berkoordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi dengan baik.
Warga diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan susulan, mengingat cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi. Dalam kondisi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan 112 yang beroperasi secara gratis selama 24 jam.
Data ini dihimpun hingga pukul 08.00 WIB dan akan terus diperbarui sesuai perkembangan di lapangan.



