Polda Metro Jaya Tanam Jagung di Lahan 50 Hektare Bekasi Dukung Swasembada Pangan Nasional
Polda Metro Jaya menggelar kegiatan penanaman jagung serentak pada kuartal I tahun 2026 di lahan seluas 50 hektare di Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Langkah strategis ini dilakukan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional.
Penanaman Jagung Serentak Dipimpin Kapolri Secara Nasional
Kegiatan Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 dipimpin langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, pada Sabtu (7/3/2026). Di Bekasi, penanaman jagung di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo dengan didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suhaeri dan Wakapolda Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono.
Dalam sambutannya, Komjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan bahwa kegiatan penanaman jagung serentak ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh 36 Polda di seluruh Indonesia. "Pada hari ini Bapak Kapolri memimpin langsung kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I yang dipusatkan di Polda Sumatera Selatan dan diikuti oleh seluruh Polda di Indonesia sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional," jelas Wakapolri.
Target Nasional dan Capaian Tahun Sebelumnya
Wakapolri mengungkapkan bahwa pada kuartal I tahun 2026 ini, target penanaman jagung secara nasional mencapai lebih dari 100 ribu hektare. Pencapaian tahun 2025 menunjukkan keberhasilan signifikan dengan Polri berhasil menanam jagung seluas 661 ribu hektare dari target nasional 1 juta hektare.
"Pada tahun 2026 kekurangan dari target satu juta hektare tersebut akan terus kita upayakan terpenuhi. Jika target tersebut tercapai maka potensi produksi jagung nasional diperkirakan bisa mencapai bahkan melampaui 4 juta ton," tegas Dedi Prasetyo.
Inovasi Polda Metro Jaya dan Dukungan Lintas Sektor
Komjen Dedi Prasetyo memberikan apresiasi khusus kepada Polda Metro Jaya yang tetap berkontribusi dalam program ketahanan pangan meskipun menghadapi keterbatasan lahan di wilayah metropolitan. "Polda Metro Jaya tetap berkontribusi melalui berbagai inovasi dan kerja sama lintas sektor. Saat ini telah memanfaatkan lahan sekitar 50 hektare untuk penanaman jagung dan akan terus dikembangkan," ungkapnya.
Selain fokus pada penanaman jagung, lahan yang dikelola juga dimanfaatkan untuk berbagai tanaman lain guna mendukung ekosistem rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polri telah menjalin kerja sama strategis dengan berbagai pihak untuk memperluas lahan tanam, termasuk:
- Perusahaan perkebunan dan PTPN
- Kementerian Kehutanan melalui program hutan sosial
- Sektor swasta dan mitra strategis lainnya
Dukungan Perbankan dan Koperasi untuk Petani
Untuk memperkuat implementasi program ketahanan pangan, Polri juga bekerja sama dengan Bank Himbara dalam memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani. Dukungan permodalan melalui koperasi Polri juga disediakan untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan pertanian, meliputi:
- Penyediaan bibit unggul
- Distribusi pupuk berkualitas
- Penyediaan alat dan mesin pertanian modern
Program penanaman jagung serentak ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung kebijakan pemerintah untuk mencapai ketahanan pangan nasional. Dengan sinergi antarlembaga dan dukungan berbagai pihak, diharapkan target swasembada pangan dapat tercapai dalam waktu dekat.
